unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Gangneung Siap Gelar ITS World Congress, 60.000 Pengunjung dari 90 Negara
Lifestyle

Gangneung Siap Gelar ITS World Congress, 60.000 Pengunjung dari 90 Negara

Gangneung Olympic Park menjadi lokasi ITS World Congress ke-32
Gangneung Siap Gelar ITS World Congress, 60.000 Pengunjung dari 90 Negara
A A Ukuran Teks16px

Gangneung bersiap menjadi tuan rumah ITS World Congress ke-32 yang akan berlangsung selama lima hari di Gangneung Olympic Park dan venue sekitarnya, Provinsi Gangwon.

Acara ini digelar bersama oleh Pemerintah Kota Gangneung dan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan.

Penyelenggara memperkirakan sekitar 60.000 pengunjung dari sekitar 90 negara akan hadir.

Mengusung tema "Beyond Mobility, Connected World", kongres ini mempertemukan pembuat kebijakan, peneliti, dan perwakilan bisnis dalam pertemuan tingkat tinggi, sesi akademik, pameran, serta demonstrasi teknologi transportasi canggih.

Intelligent Transportation Systems (ITS) mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke dalam jalan, kendaraan, lampu lalu lintas, dan pusat kendali untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi.

Contohnya mencakup informasi lalu lintas waktu nyata dan sinyal prioritas yang membantu kendaraan darurat melintasi persimpangan.

Fokus pada Kota Kecil dan Kawasan Wisata

Bagi Gangneung, perhatian utama adalah bagaimana teknologi ini dapat membantu kota yang lebih kecil melayani wisatawan sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari warga.

"Kota besar punya masalah transportasinya sendiri, begitu juga kota kecil dan menengah.

Di Gangneung, kawasan wisata, salah satu tantangannya adalah mengelola lalu lintas pengunjung bersamaan dengan kebutuhan perjalanan warga sehari-hari," kata seorang penyelenggara.

Menurut penyelenggara, ITS dipresentasikan bukan sekadar sebagai teknologi untuk mempercepat arus lalu lintas, melainkan sebagai sarana menghubungkan manusia dan kota, pariwisata dan kehidupan sehari-hari, teknologi dan budaya, serta daerah lokal dengan dunia.

Visi tersebut akan diwujudkan dalam demonstrasi shuttle otonom, robot yang memarkir mobil secara otomatis, dan sistem yang menggunakan LiDAR serta panduan suara untuk membantu pejalan kaki menyeberang dengan aman.

Demonstrasi lain yang direncanakan mencakup deteksi penggunaan sabuk keselamatan berbasis kecerdasan buatan dan komunikasi antarkendaraan saat perpindahan jalur mendadak.

Acara ini juga akan memperkenalkan K-MaaS, platform layanan yang dirancang untuk menghubungkan pencarian, reservasi, dan pembayaran kereta, bus, serta taksi.

Pameran akan menunjukkan bagaimana teknologi tersebut menyatu dalam jaringan transportasi terhubung, dengan kendaraan bertukar informasi dengan infrastruktur jalan dan pusat kendali menganalisis data untuk mengelola lalu lintas dan memberi informasi kepada pelancong.

Penyelenggara menyatakan seluruh 434 stan pameran telah terjual dan acara ini akan menampilkan 109 perusahaan dan institusi, terdiri dari 72 dari Korea dan 37 dari luar negeri.

Fasilitas Olimpiade dan Agenda Pendukung

Acara internasional ini juga memberi peran baru bagi fasilitas Olimpiade kota tersebut.

Arena seluncur cepat yang digunakan pada Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 akan menjadi lokasi pameran, sementara tempat parkir pusat hoki akan menjadi arena demonstrasi teknologi.

Pusat hoki itu sendiri akan menggelar pertunjukan es.

Tur teknis akan membawa pengunjung ke luar venue pameran untuk melihat fasilitas yang sudah mengoperasikan sistem tersebut.

Di pusat informasi kota Gangneung, mereka akan memeriksa pemantauan CCTV, pengendalian lampu lalu lintas, dan pengelolaan informasi lalu lintas waktu nyata.

Selain program teknologi, peserta juga dapat menikmati pertunjukan drone dan es, pertunjukan budaya, serta pasar yang menampilkan usaha kecil lokal.

Gangneung Coffee Festival akan berlangsung pada 21-25 Oktober, berbarengan dengan kongres.

Gangneung menjadi kota ketiga di Korea yang menjadi tuan rumah ITS World Congress, setelah Seoul pada 1998 dan Busan pada 2010.

Kota ini meraih hak tuan rumah pada September 2022 setelah mengalahkan Taipei dengan penawaran yang memanfaatkan pengalaman menjadi tuan rumah acara selama Olimpiade Musim Dingin PyeongChang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru