Sebuah rumor baru menyebut HMD tengah merencanakan langkah mundur dari sejumlah pasar yang disebut sebagai "select markets".
Informasi ini berasal dari sumber yang biasanya cukup andal soal HMD, namun belum dikonfirmasi resmi oleh perusahaan.
Selain itu, HMD disebut akan mengurangi skala produksi untuk portofolio perangkat globalnya.
Langkah ini diklaim sebagai bagian dari pergeseran fokus utama perusahaan ke pasar regional.
Sektor enterprise dan industrial juga disebut menjadi prioritas baru HMD.
Sumber yang sama menyiratkan bahwa mungkin tidak akan ada peluncuran produk global HMD lagi pada tahun ini.
Artinya, dalam beberapa bulan ke depan HMD diperkirakan hanya merilis perangkat berdasarkan pasar demi pasar.
Perlu ditegaskan, semua ini masih berupa rumor yang belum terverifikasi.
HMD memang belum menunjukkan performa penjualan yang gemilang di segmen smartphone.
Sementara itu, bisnis ponsel fitur mereka diyakini menghadapi tantangan karena semakin sedikit orang yang membelinya setiap tahun.
GSMArena akan memberi kabar jika HMD memberikan tanggapan resmi terkait rumor ini.
Konteks Pasar dan Produk HMD
Rumor ini muncul di tengah lanskap bisnis HMD yang dinilai tidak hanya bergantung pada satu lini perangkat.
Perusahaan disebut tengah menimbang ulang prioritas antara pasar global dan pasar regional.
Dalam konteks itu, sektor enterprise dan industrial disebut sebagai salah satu arah baru yang lebih menjanjikan bagi HMD.
Fokus ke segmen ini dinilai lebih terarah dibanding mengejar volume di semua pasar.
Meski begitu, belum ada penjelasan resmi soal pasar mana saja yang termasuk dalam kategori "select markets" yang dimaksud.
Belum ada pula rincian mengenai skala pengurangan produksi yang akan dilakukan.
Sumber yang sama juga menyiratkan bahwa tidak akan ada peluncuran produk global HMD lagi pada tahun ini.
Jika benar, strategi peluncuran perangkat akan berjalan secara bertahap di masing-masing wilayah.
Sebagai gambaran portofolio, HMD Vibe2 Pro sebelumnya sempat debut dengan kamera belakang 64MP dan layar 6,78 inci.
Perangkat itu menjadi salah satu contoh produk yang mewakili lini Android HMD di pasar.
Selain itu, bisnis ponsel fitur HMD diyakini menghadapi tantangan jangka panjang. Sebab, jumlah pembeli ponsel fitur diperkirakan terus menurun dari tahun ke tahun.
Karena statusnya masih rumor, publik disarankan menunggu konfirmasi resmi dari HMD. GSMArena menyatakan akan memberi kabar jika perusahaan memberikan tanggapan terkait informasi ini.
