Deadlock, proyek rahasia Valve yang masih berstatus invite-only, menorehkan rekor baru di Steam dengan 262.145 pemain simultan.
Angka itu melampaui rekor sepanjang masa Team Fortress 2 yang mencatat 253.997 pemain.
Pencapaian ini menempatkan Deadlock sebagai game Valve ketiga paling populer berdasarkan jumlah pemain puncak, tepat di bawah Counter-Strike 2 dan Dota 2.
Di daftar game Steam paling banyak dimainkan sepanjang masa, Deadlock berada di peringkat 71, mengalahkan Apex Legends, Arc Raiders, dan Rust.
Hero Solomon dan Pembaruan City Never Sleeps
Lonjakan pemain ini dipicu oleh kehadiran Solomon, hero ketiga dari enam karakter baru yang dirilis melalui pembaruan besar bertajuk City Never Sleeps.
Solomon mengusung konsep wujud ethereal seorang grandmaster catur yang melayang di atas arena pertempuran.
Alih-alih senjata api konvensional, ia menyerang musuh dengan melemparkan bidak-bidak catur raksasa.
Kit kemampuannya menonjolkan variasi kontrol area yang mematikan.
Ia dapat menjatuhkan bidak Gajah berukuran besar yang memberikan efek area kerugian secara diagonal.
Selain itu, Solomon dapat meluncurkan bidak Benteng yang bisa memantul di dinding arena.
Skill pamungkasnya mengubah rekan satu tim menjadi bidak Kuda, memberi kemampuan melompati barisan musuh dengan perlindungan kebal serangan saat melayang.
Detail mekanik Solomon juga menyita perhatian komunitas, terutama animasi reload-nya.
Setiap kali pemain melakukan reload, susunan bidak pada papan catur melayang di tangannya akan mengatur ulang posisinya sesuai sisa amunisi.
Tata letak papan catur tersebut tidak dibuat acak.
Komunitas pemain yang jeli menemukan bahwa susunan bidak mengambil referensi dari pertandingan catur bersejarah dunia.
Beberapa formasi secara tepat merepresentasikan laga legendaris Immortal Game tahun 1851 antara Adolf Anderssen melawan Lionel Kieseritzky.
Ada pula formasi skakmat dari momen kekalahan Garry Kasparov saat melawan komputer super Deep Blue pada tahun 1996.