Prosesi pemakaman musisi rock Doddy Katamsi berlangsung di TPU Komplek Hankam Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).
Suasana haru menyelimuti lokasi saat jenazah dimasukkan ke liang lahat.
Isak tangis datang dari rombongan keluarga, kerabat, dan rekan-rekan musisi yang hadir.
Putri Doddy, Chika, terlihat tak kuasa membendung air mata saat melepas kepergian sang ayah.
Sebelum dimakamkan, jenazah disalatkan secara berjemaah selepas salat Jumat di masjid sekitar area TPU.
Jenazah sebelumnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Limo, Depok.
Penghormatan terakhir
Usai pemakaman, keluarga dan sahabat bergantian mendekati pusara untuk menaburkan bunga dan memanjatkan doa.
Sejumlah pelayat tampak tak kuasa menahan air mata melepas kepergian sosok yang dikenal hangat dan berdedikasi dalam bermusik.
Doddy Katamsi meninggal dunia pada Kamis (15/10) dalam usia 59 tahun setelah berjuang melawan sakit.
Seperti diberitakan sejumlah sesama musisi dan komunitas rock, salah satunya Uthie Project, Doddy meninggal pukul 13.15 WIB di RS Universitas Indonesia, Depok.
Mantan vokalis Elpamas itu sempat mengalami komplikasi penyakit jantung dan ginjal.
Ia menjalani perawatan di rumah sakit sejak beberapa minggu lalu.
Doddy sempat diberitakan terbaring lemah dengan sejumlah alat medis seperti ventilator terpasang di tubuhnya.
Pihak keluarga juga menyebut Doddy sempat mengalami penurunan kondisi hingga gagal bypass jantung.
Bernama asli Doddy Keswara Kartikajaya, ia dikenal luas dalam dunia musik rock Indonesia.
Salah satu yang paling membekas adalah posisinya sebagai vokalis band rock legendaris, Elpamas.
Selain sebagai vokalis band asal Jawa Timur bentukan dekade '80-an tersebut, Doddy juga dikenal sebagai guru vokal para vokalis musik rock.
Sejumlah nama vokalis dan solois besar di Indonesia disebut pernah menjadi muridnya.
Kepiawaiannya dalam mengajar olah vokal membuat Doddy Katamsi direkrut sebagai pengajar sejumlah acara pencarian bakat yang tayang di televisi di Indonesia.