Riot Games memastikan mode League of Legends Classic akan ditutup pada Januari 2027, bertepatan dengan berakhirnya Season 3.
Keputusan ini diambil setelah mode nostalgia tersebut hanya bertahan sekitar tiga bulan sejak diluncurkan.
Data statistik menunjukkan penurunan drastis jumlah pemain aktif yang bertanding di arena klasik.
Antusiasme Cepat Meredup
League of Legends Classic pertama kali diperkenalkan pada awal Agustus melalui Patch 26.15.
Saat itu, mode ini diproyeksikan sebagai mode permanen yang mendampingi mode standar.
Pengembang menghadirkan kembali antarmuka klasik, item ikonis era awal, hingga daftar kemampuan karakter tanpa sentuhan modern.
Fenomena ini awalnya memicu daya tarik masif bagi komunitas pemain lama yang ingin bernostalgia.
Namun, romantisme masa lalu tidak bertahan lama dalam ekosistem game yang kompetitif.
Banyak pemain veteran terbukti sudah tidak aktif bermain secara rutin.
Sementara itu, basis pemain baru merasa kesulitan dan frustrasi dengan tempo permainan yang lambat serta dinamika mekanik yang kaku.
Perbedaan fundamental ini membuat pemain generasi baru enggan berlama-lama di dalam pertandingan klasik yang minim fitur kenyamanan bermain.
Mayoritas pemain memilih kembali ke mode utama League of Legends modern, meninggalkan mode eksperimental ini dalam kondisi krisis jumlah antrean pertandingan yang memanjang.
Kritik Monetisasi dan Refund RP
Selain masalah keterlibatan pemain yang merosot, langkah Riot Games dalam memonetisasi mode ini menuai reaksi keras dari komunitas.
Pengembang menerapkan sistem battle pass khusus mode Classic serta menjual kosmetik atau skin era lama secara terpisah.
Langkah ini dinilai berlebihan oleh para penggemar karena membebani pemain dengan biaya tambahan hanya untuk menikmati konten visual lawas.
Merespons gelombang protes tersebut, Riot Games mulai memberlakukan perubahan besar pada Patch 26.21.
Toko premium di dalam mode Classic dibongkar sehingga hanya menyisakan opsi pembelian champion dan halaman rune baku.
Sistem battle pass juga dipangkas menjadi versi gratis sepenuhnya.
Bagi pemain yang sudah terlanjur membeli item kosmetik menggunakan transaksi mikro, pihak pengembang berjanji memproses pengembalian dana penuh dalam bentuk Riot Points (RP) ke akun masing-masing.
Rencana masa depan mode Classic sebagai event temporer masih menjadi tanda tanya setelah pengumuman penutupan ini.
