Aktris senior Yurike Prastika mengungkap pengalaman berjuang melawan kanker payudara stadium 4. Kabar baiknya, sel kanker dalam tubuhnya kini dinyatakan tidak aktif.
Kisah itu disampaikannya dalam podcast bersama Maia Estianty yang diunggah pada 8 Oktober. Yurike menceritakan proses pengobatan hingga momen dokter menyampaikan hasil pemeriksaan.
Perjalanan Pengobatan dan Kabar PET Scan
Yurike semula mengira kankernya masih stadium 3. Namun dokter menjelaskan bahwa kondisinya sudah memasuki stadium 4.
Ia pun membayangkan harus bolak-balik ke rumah sakit dalam waktu lama. “Tadinya mikir, wah, 18 bulan, dua tahun,” ujarnya menirukan kekhawatirannya saat itu.
Kabar tak terduga datang setelah ia menjalani PET scan. Dokter menyatakan kanker sudah tidak aktif.
“Aku sampai, aduh, senang banget waktu itu dokter omong gitu,” kata Yurike.
Selama kemoterapi, Yurike mengalami penurunan sel darah putih. Untuk melanjutkan pengobatan, ia mendapat suntikan obat penambah sel darah putih.
“Jadi aku selalu suntik lekogena itu untuk menaikkan sel darah putih. Tiga kali suntik di perut,” tuturnya.
Meski menjalani pengobatan, Yurike tetap bekerja. Ia bahkan syuting film Kupeluk Kamu Selamanya dan web series Open BO saat menjalani kemoterapi ketiga.
“Dapat episode begitu, masih ada rezekinya dan aku masih kuat untuk syuting,” ujarnya.
Berdamai dengan Penyakit dan Menanti Lima Tahun
Kini Yurike menyebut dirinya sebagai penyintas kanker. Ia mengaku lebih sabar, melepaskan ego, dan tidak ingin terintimidasi stigma negatif.
Awalnya ia berharap penyakit itu diangkat dari tubuhnya. Namun ketika kanker tetap menjadi bagian perjalanan hidupnya, ia berusaha berdamai.
“Tuhan ampunin dosa aku, ingin sembuh, jangan kanker. Tapi ternyata tetap kanker, Tuhan tetap memberikan aku sakit itu.
Itu harus berdamai dengan diri kita sendiri dan menerima,” kata Yurike.
Ia juga memilih tidak menceritakan kondisinya kepada banyak orang, termasuk saat syuting. Yurike tidak ingin dipandang sebagai orang sakit yang harus dikasihani.
Yurike sebelumnya mengungkapkan pertama kali menyadari benjolan di payudara pada April 2025. Benjolan itu awalnya kecil dan tidak sakit sehingga ia mengabaikannya.
Seiring waktu, benjolan membesar hingga seukuran bola tenis.
Saat ini Yurike masih harus menunggu sekitar empat tahun lagi sebelum dokter menyatakan dirinya benar-benar sembuh. Ia perlu melewati periode lima tahun sejak sel kanker dinyatakan tidak aktif.
“Baru boleh tuh lima tahun saya stop obat. Stop obat sama copot ini nih.
Saya kan pakai chemoport di sini,” ujarnya.
Selama menanti, Yurike menjaga kesehatan dan asupan makanan. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan dan berada di lingkungan pertemanan yang positif.
“Dekat-dekatlah sama Tuhan. Pegang tangan Tuhan.
Banyak berdoa, banyak beribadah. Carilah teman-teman atau pergaulan yang bisa menyenangkan juga, bisa membuat kita terus semangat,” pesannya.
“Jauhin yang toksik. Lebih banyak untuk diri sendirilah, berbuat kebaikan terus, sabar, ikhlas,” kata Yurike menambahkan.
