SURABAYAINSIDE – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di level Rp 2.572.000 per gram. Angka ini tidak berubah dibandingkan posisi Sabtu kemarin. Antam merilis pembaruan harga pada Sabtu, 17 Oktober 2026, namun tidak ada pembaruan baru pada hari Minggu ini, sehingga harga hari ini mengikuti daftar harga Sabtu kemarin.
Pada perdagangan Sabtu, harga emas Antam tercatat menguat Rp 7.000 ke level Rp 2.572.000 per gram, melanjutkan tren penguatan dua hari beruntun. Sehari sebelumnya, Jumat (16/10/2026), harga sempat naik Rp 4.000 ke Rp 2.565.000 per gram setelah pada Kamis turun Rp 13.000 ke Rp 2.561.000 per gram.
Kabar positif juga datang dari sisi harga beli kembali. Buyback emas Antam pada Minggu ini bertahan di Rp 2.387.000 per gram, sama dengan posisi Sabtu yang naik Rp 12.000. Dengan demikian, selisih (spread) antara harga jual dan harga buyback tercatat sebesar Rp 185.000 per gram. Perlu diingat, transaksi buyback dengan nominal di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, sesuai PMK No 34/PMK.10/2017.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan berdasarkan laman resmi Logam Mulia (harga dasar, belum termasuk pajak):
- 0,5 gram: Rp 1.336.000
- 1 gram: Rp 2.572.000
- 2 gram: Rp 5.084.000
- 3 gram: Rp 7.601.000
- 5 gram: Rp 12.635.000
- 10 gram: Rp 25.215.000
- 25 gram: Rp 62.912.000
- 50 gram: Rp 125.745.000
- 100 gram: Rp 251.412.000
- 250 gram: Rp 628.265.000
- 500 gram: Rp 1.256.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.512.600.000
Tips Membeli Emas di Akhir Pekan
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas hari ini, harga di Butik Emas LM maupun pembelian daring di logammulia.com mengacu pada daftar harga tersebut. Pembayaran dilakukan melalui virtual account dengan masa validasi 45 menit setelah order dibuat, dan produk dapat diambil di Butik Emas LM terdekat atau dikirim melalui ekspedisi.
Secara global, harga emas spot pada akhir pekan berada di kisaran 4.165 dolar AS per troy ounce, didorong melemahnya dolar AS meski yield obligasi AS tetap tinggi di tengah ekspektasi The Fed menahan suku bunga. Bagi investor domestik, momen harga yang stabil seperti hari ini kerap dimanfaatkan untuk menambah kepemilikan emas sebagai aset lindung nilai.
