Jika duel Islam Makhachev vs Carlos Prates benar-benar terjadi, inilah pertarungan gaya klasik MMA: grappling kelas dunia sang juara melawan striking mematikan sang penantang. Siapa lebih diunggulkan?
Gaya Islam Makhachev: Sang Grappler
Islam Makhachev, juara dunia kelas welterweight UFC (170 pon), dikenal sebagai salah satu grappler terbaik di MMA modern. Kontrol di bawah, transisi gulat, dan ketenangannya dalam mengatur tempo adalah senjata utama yang mengantarnya ke puncak divisi.
Gaya Carlos Prates: Sang Striker
Carlos Prates (24-7, 19 KO/TKO) adalah kebalikannya: striker murni dengan daya hancur luar biasa. Sembilan belas kemenangan KO/TKO membuktikan ia hanya butuh satu momen untuk mengakhiri pertarungan.
Titik Kritis: Takedown Defense
Pertanyaan terbesarnya: bisakah Prates menahan Makhachev membawanya ke bawah? Colby Covington menilai Prates punya celah grappling, dan menyebutnya pertarungan termudah untuk Makhachev.
Sudut Pandang Berbeda: Jean Silva
Namun Jean Silva berpendapat sebaliknya — ia memprediksi Prates meng-KO Makhachev. Dalam MMA, satu pukulan bersih memang bisa mengubah segalanya, dan Prates adalah tipe petarung yang hidup dari momen seperti itu.
Prediksi
Di atas kertas, Makhachev favorit berkat keunggulan grappling dan pengalamannya di laga gelar. Tetapi ancaman KO Prates nyata adanya. Jika duel ini resmi diumumkan — rumor menyebut UFC 336, 30 Januari, Toronto — ini akan menjadi ujian gaya yang menarik untuk disaksikan.
