unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mundur di 61% Wilayah Indonesia: Ini Penyebabnya
News

Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mundur di 61% Wilayah Indonesia: Ini Penyebabnya

Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mundur di 61% Wilayah Indonesia: Ini Penyebabnya
Foto: Berita Nasional
A A Ukuran Teks16px

Musim hujan 2026/2027 diprediksi datang lebih lambat di sebagian besar wilayah Indonesia. Kepala BMKG menyebut fenomena El Niño yang kuat sebagai pemicunya.

Mundur di 61 Persen Wilayah

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani pada 22 September 2026 menyampaikan bahwa musim hujan 2026/2027 diprediksi mundur di 61 persen wilayah Indonesia. Artinya, lebih dari separuh wilayah Tanah Air akan mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dari biasanya.

Penyebab: El Niño Kuat

Keterlambatan ini dipengaruhi fenomena El Niño yang kuat yang tengah berlangsung. El Niño memengaruhi pola sirkulasi atmosfer dan distribusi hujan di kawasan tropis, termasuk Indonesia.

Bukan Berarti Kering Terus

Meski awal musim hujan mundur, bukan berarti hujan tidak datang sama sekali. Ketika musim hujan akhirnya tiba, intensitasnya bisa tetap tinggi — bahkan ekstrem di beberapa wilayah, seperti yang terlihat dari status SIAGA untuk Aceh dan Sumatera Utara pada 18 Oktober 2026.

Dampak yang Perlu Diantisipasi

Keterlambatan musim hujan berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air, dan potensi kebakaran hutan dan lahan di masa peralihan. Pemerintah daerah diminta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.

Pantau Informasi Resmi

BMKG mengimbau masyarakat mengikuti pembaruan prakiraan cuaca dan iklim melalui kanal resminya, karena kondisi atmosfer dapat berubah dan memengaruhi prakiraan yang ada.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru