unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Sony Patenkan Frame Generation PlayStation 6, Baca Input Stik untuk Tekan Latensi
Hiburan

Sony Patenkan Frame Generation PlayStation 6, Baca Input Stik untuk Tekan Latensi

Ilustrasi konsol PlayStation dan stik DualSense untuk teknologi frame generation
A A Ukuran Teks16px

Sony disebut tengah menyiapkan teknologi frame generation untuk PlayStation 6. Pendaftaran paten terbaru mengungkap pendekatan berbeda dari kompetitor.

Dokumen paten bernomor US-20260320740-A1 bertajuk "Generation Super Sampling" menjadi dasar informasi ini. Paten tersebut membeberkan mekanisme pemrosesan gambar yang mengintegrasikan data masukan stik secara langsung.

Baca Gerakan Stik Sebelum Frame Selesai

Teknologi frame generation di PC seperti Nvidia DLSS atau AMD FSR umumnya hanya menganalisis bingkai gambar yang sudah dirender.

Sistem juga membaca motion vectors dari game engine.

Pendekatan Sony melangkah lebih jauh dengan membaca keputusan tombol yang ditekan pemain. Data pergerakan analog dan tombol pada stik DualSense atau penerusnya ikut diolah.

Algoritma kecerdasan buatan kemudian memprediksi arah pergerakan kamera dan karakter. Prediksi ini dipakai untuk menghasilkan bingkai buatan yang lebih akurat.

Tujuannya memangkas perceived latency atau jeda respons yang dirasakan pengguna. Masalah ini menjadi kelemahan klasik fitur frame generation milik kompetitor.

Paten tersebut juga mengindikasikan kemampuan multi-frame generation. AI disebut mampu memprediksi dan menyisipkan lebih dari satu bingkai buatan secara berurutan.

Langkah ini mempertegas arah pengembangan perangkat keras gaming Sony. Sebelumnya, arsitek utama PlayStation Mark Cerny mengisyaratkan kerja sama erat dengan AMD untuk fitur grafis generasi baru.

Implementasi frame generation pada konsol memiliki tantangan tersendiri. Mayoritas pengguna memakai televisi standar dengan batas refresh rate 60Hz hingga 120Hz.

Menyisipkan bingkai buatan secara berlebihan tanpa perhitungan presisi berpotensi merusak kualitas visual. Karena itu, pendekatan berbasis input stik ini menjadi pembeda yang menarik.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru