unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Promotor Konser Ye Sampai Sewa Pesawat Charter: 20.500 Tiket GBK Dibeli Penonton Luar Negeri
Hiburan

Promotor Konser Ye Sampai Sewa Pesawat Charter: 20.500 Tiket GBK Dibeli Penonton Luar Negeri

Promotor Konser Ye Sampai Sewa Pesawat Charter: 20.500 Tiket GBK Dibeli Penonton Luar Negeri
Ye (Kanye West) — foto arsip. • SIC Notícias
A A Ukuran Teks16px

SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Tugas promotor konser biasanya berhenti di panggung. Tetapi Raw Vision Collective, promotor konser Ye (Kanye West) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sampai ikut memikirkan pesawat: mereka memfasilitasi penerbangan charter tambahan dari berbagai negara demi para penonton asing.

20.500 Pembeli dari Luar Negeri

Dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (22/10), Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective Karen Tjahja menyebut 20.500 penonton dari luar negeri sudah membeli tiket konser yang digelar Sabtu (24/10) pukul 20.00 WIB itu. Pertunjukan ini diklaim sebagai satu-satunya show Ye di Asia Tenggara dan Oseania. Pembeli terbanyak berasal dari Australia; di belakangnya, Malaysia dan Singapura saling kejar untuk posisi dua dan tiga, dengan persaingan yang menurut Karen berubah setiap menit. Ia menyebut angka ini pencapaian bagi industri pertunjukan Indonesia dan berpeluang menjadi rekor pertunjukan tunggal dengan penonton internasional terbanyak di Indonesia, serta mengaku terhormat Jakarta menjadi tuan rumahnya.

Kenapa Sampai Charter Pesawat

Minat sebesar itu menjadi tantangan terbesar promotor, apalagi pekan konser juga diramaikan acara lain sehingga kursi pesawat ke Jakarta terbatas. Solusinya: menambah penerbangan charter agar kapasitas kursi cukup dan pemegang tiket bisa tiba sesuai rencana. Karen berkelakar pihaknya sudah seperti biro perjalanan dan maskapai — promotor merasa wajib memastikan penggemar yang sudah memegang tiket konser tidak gagal datang gara-gara tidak kebagian tiket pesawat.

Efek Berantainya

Kedatangan puluhan ribu penonton internasional diyakini promotor menghidupkan banyak sektor di Jakarta: UMKM, transportasi daring, warung, restoran, pusat perbelanjaan, ditambah potensi kenaikan okupansi hotel dan permintaan penerbangan. Promotor tidak menyebut angka dampak ekonomi tertentu.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru