Malang nian nasib Bruno Fernandes pekan ini. Di saat sang kapten Manchester United sedang berada di Italia untuk pertandingan Liga Champions, rumah mewahnya di Inggris dibobol tiga perampok bertopeng pada Rabu malam, 21 Oktober 2026, dan sejumlah perhiasan desainer raib dibawa kabur.
Menurut laporan yang pertama kali diungkap The Athletic, para pelaku masuk ke rumah enam kamar tidur di Nether Alderley, Cheshire, itu sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Aksi mereka berlangsung kilat, hanya sekitar sepuluh menit, sebelum kabur membawa barang berharga. Polisi datang ke lokasi sekitar sepuluh menit setelah seorang tetangga memberikan peringatan. Saat kejadian, tidak ada keluarga Fernandes di rumah. Polisi Cheshire kini masih menyelidiki kasus tersebut.
Sorotan kini mengarah pada kemungkinan cara para pelaku membidik target. The Sun melaporkan teori bahwa para perampok mungkin sempat mempelajari rumah tersebut lewat foto-foto Instagram yang pernah diunggah seorang dekorator yang bekerja untuk Fernandes, foto-foto yang belakangan sudah dihapus. Teori ini masih berupa dugaan dari media tersebut dan belum terkonfirmasi oleh pihak kepolisian. Seorang sumber anonim menyebut sang pemain terpukul mendengar kabar pembobolan itu.
Pekan Terburuk Fernandes
Musibah ini datang di malam yang sama saat Fernandes mengalami kekalahan memalukan bersama Manchester United. Setan Merah dibantai Como 4-1 di Liga Champions, dengan Fernandes diganti pada menit ke-67 saat skor sudah 3-0 untuk tuan rumah. Gol Nico Paz di menit ke-2, Anastasios Douvikas selepas jeda, dan Jacobo Ramon menjadi pemukul United, sementara Joshua Zirkzee hanya mampu mencetak gol hiburan di masa injury time.
Fernandes pun meluapkan kekecewaannya kepada media TNT Sports, menilai timnya harus tampil lebih berani dan mempertanyakan keputusan staf pelatih yang tidak menekan man-to-man. Kekalahan itu membuat United tanpa kemenangan dalam tujuh laga di semua kompetisi dan terpuruk di peringkat 13 Liga Inggris.
Tunggu Hasil Penyelidikan
Hingga kini belum ada tersangka yang ditahan terkait pembobolan tersebut. Manchester United belum mengeluarkan pernyataan resmi tambahan selain memastikan tidak ada anggota keluarga yang berada di rumah saat kejadian. Kasus ini menambah daftar panjang pesepak bola Premier League yang menjadi sasaran pencurian saat sedang bertanding.