SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 resmi mulai bekerja. Sebanyak 210 pengurus dikukuhkan hari ini, Sabtu (24/10/2026), di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur.
Suasana Penyambutan di Cilangkap
Ketua Umum PBNU Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) tiba sekitar pukul 09.30 WIB dengan baju koko putih, peci hitam, dan sarung. Ia disambut pengurus yang telah lebih dulu berada di pesantren, di antaranya Katib Aam Mohammad Nuh, sementara warga dan undangan berjajar di sepanjang lingkungan pondok. Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir dengan sarung khas Nahdliyin. Jajaran inti lainnya: Sekretaris Jenderal Gudfan Arif (Gus Gudfan), Bendahara Umum Ainun Na'im, dan Wakil Ketua Umum Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Dari Pengumuman Struktur ke Pengukuhan
Jalan menuju pelantikan ini dimulai dari pengumuman struktur kepengurusan di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu 30 September 2026, oleh Katib Aam Mohammad Nuh, dilanjutkan rapat koordinasi perdana di Jakarta pada Jumat kemarin (23/10). Susunan 210 pengurus itu dirancang mengakomodasi berbagai unsur NU — lintas generasi, badan otonom seperti IPNU, IPPNU, dan Gerakan Pemuda Ansor, serta lembaga-lembaga organisasi — agar komposisinya lebih merata untuk mengawal kerja lima tahun ke depan.