unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Mbappe Minta Maaf Usai Kontroversi Video, Brand China Putus Kerja Sama
Hiburan

Mbappe Minta Maaf Usai Kontroversi Video, Brand China Putus Kerja Sama

Mbappe Minta Maaf Usai Kontroversi Video, Brand China Putus Kerja Sama
Mbappe Kehilangan Kontrak Dongpeng dan Mengniu Usai Lelucon Mao
A A Ukuran Teks16px

Kylian Mbappe menyampaikan permintaan maaf resmi setelah komentarnya tentang Mao Zedong dalam sebuah video yang beredar memicu kontroversi di China dan berujung pada pemutusan kerja sama sejumlah brand.

Permintaan maaf itu disampaikan bintang Real Madrid berusia 27 tahun tersebut lewat akun media sosial pribadinya, dalam tiga bahasa sekaligus: Prancis, Inggris, dan Mandarin. Sumber tidak menyebut platform spesifik, sehingga artikel ini pun tidak menyebutkannya.

Apa yang Dimaafkan

Menurut artikel, persoalan bermula dari rekaman video yang beredar, yang memperlihatkan Mbappe menanggapi meme yang melibatkan Mao Zedong. Dalam rekaman itu ia disebut tertawa dan menyebut mantan pemimpin Partai Komunis China tersebut sebagai diktator.

Dalam permintaan maafnya, Mbappe menyebut komentar itu tidak dipikirkan dengan matang. Ia mengatakan kini memahami bahwa ucapannya menyakiti banyak orang di China dan komunitas China di seluruh dunia, tanpa niat menyinggung siapa pun.

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Ini sama sekali bukan niat saya," ujarnya. Ia menambahkan, "Saya memiliki rasa hormat yang mendalam kepada rakyat China dan sejarah mereka, dan saya sangat menyesal."

Dampaknya Meluas

Dampak komersialnya nyata. Dongpeng menghapus Mbappe dari semua lini produknya, sementara Mengniu dan Milkground juga mengakhiri kerja sama komersial dengannya.

Krisis ini bahkan disebut mengancam eksistensi LaLiga di pasar China. Presiden LaLiga Javier Tebas pun menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik dan penggemar China, menyatakan bertanggung jawab bekerja dengan klub dan pemain untuk memperkuat kesadaran serta rasa hormat terhadap budaya yang berbeda, dan menyebut LaLiga akan menerapkan langkah konkret agar situasi serupa tidak terulang.

Perlu dicatat, artikel sumber tidak menyatakan video tersebut telah terverifikasi secara forensik atau terbukti asli. Artikel ini membingkainya sebagaimana sumbernya: sebuah video yang beredar.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru