unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Ahmad Bukhori Anggota DPRD Subang Berasal dari Partai Apa? PDIP Atau PPP? Inilah Biodata Diduga Pemilik Klub Persikas yang Kritik Dedi Mulyad
News

Ahmad Bukhori Anggota DPRD Subang Berasal dari Partai Apa? PDIP Atau PPP? Inilah Biodata Diduga Pemilik Klub Persikas yang Kritik Dedi Mulyad

Ahmad Bukhori Anggota DPRD Subang Berasal dari Partai Apa? PDIP Atau PPP? Inilah Biodata Diduga Pemilik Klub Persikas yang Kritik Dedi Mulyad
Ahmad • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Ahmad Bukhori Anggota DPRD Subang Berasal dari Partai Apa? PDIP Atau PPP? Inilah Biodata Diduga Pemilik Klub Persikas yang Kritik Dedi Mulyad
Siapa Anak dan Istri Ahmad Bukhori? Anggota DPRD Subang Viral Diduga Pemilik Klub Persikas, Benarkah Bukan Orang Sembarangan?
Biodata Profil Ahmad Bukhori Anggota DPRD Subang Viral Diduga Pemilik Klub Persikas, Lengkap: Umur, Agama dan Akun Instagram
Siapa Ahmad Bukhori? Anggota DPRD Subang Viral Diduga Pemilik Klub Persikas yang Kritik Dedi Mulyadi

Ahmad Bukhori, Anggota DPRD Subang dari PPP, Terseret Kontroversi Klub Persikas Usai Kritikan Dedi Mulyadi

Pekan lalu, jagat media sosial dihebohkan dengan video Gubernur Jawa Barat periode 2013–2018, Dedi Mulyadi, yang tampil emosional saat menghadiri acara Nganjang Ka Rakyat di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, pada Selasa (25/05/2025). Kejadian tersebut terjadi ketika sekelompok suporter sepak bola lokal, yang diduga merupakan pendukung klub Persikas, tiba-tiba menyanyikan yel-yel dan membentangkan spanduk protes di tengah kegiatan yang semula berlangsung santai.

Aksi spontan para suporter ini memicu reaksi keras dari Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta itu menilai bahwa sikap dan cara penyampaian aspirasi para suporter kurang sopan dan tidak menghormati situasi serta kondisi di lapangan. Menurutnya, aksi tersebut dinilai kurang etis karena dilakukan saat dirinya sedang berdialog dengan masyarakat, khususnya ibu-ibu.

“Kalau mau protes, proteslah dengan cara yang benar. Jangan seenaknya sendiri,” ujar Dedi dalam videonya yang kemudian viral di media sosial.

Suporter Protes Penjualan Klub Persikas
Dari investigasi yang beredar di media sosial, khususnya melalui akun TikTok @pakar_it.com, alasan utama suporter melakukan aksi adalah adanya kabar bahwa klub kesayangan mereka, Persikas Subang, akan dilepas oleh pemiliknya. Klub yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat Subang tersebut disebut-sebut akan dijual, sehingga memantik kekhawatiran akan hilangnya identitas olahraga daerah.

Namun, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa arah protes tersebut salah sasaran. Ia menyarankan agar para suporter langsung menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak yang memiliki wewenang, yakni Bupati Subang dan pemilik klub Persikas.

Pemilik Persikas Terungkap: Ahmad Bukhori dari Fraksi PPP DPRD Subang
Yang mengejutkan publik, diketahui bahwa pemilik klub Persikas adalah Ahmad Bukhori, anggota DPRD Kabupaten Subang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal ini membuat kasus ini semakin ramai diperbincangkan, terlebih setelah netizen mulai mencari tahu afiliasi politik dari tokoh yang juga tercatat sebagai pengusaha muda tersebut.

Benar saja, Ahmad Bukhori merupakan anggota dewan dari Fraksi PPP DPRD Subang. Ia dikenal aktif di kancah politik daerah dan juga memiliki beberapa bisnis di bidang properti hingga olahraga. Keterlibatannya sebagai pemilik klub sepak bola Persikas pun tak banyak diketahui publik sebelum insiden ini terjadi.

Menurut sumber di lingkungan DPRD Subang, Bukhori memang sempat mengembangkan minat di dunia sepak bola sejak beberapa tahun lalu. Namun, terkait rencana penjualan klub, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bukhori maupun manajemen Persikas.

Respons Netizen dan Harapan Suporter
Kontroversi ini pun memicu berbagai respons dari netizen. Sebagian besar mendukung aspirasi suporter untuk mempertahankan klub kebanggaan Kota Subang, tetapi sebagian lain mengkritik cara penyampaian protes yang dinilai kurang tepat waktu dan tempat.

Di media sosial, tagar #SavePersikas mulai bermunculan, bersanding dengan tagar seperti #TolakPenjualanPersikas dan #AhmadBukhoriPPP. Beberapa netizen meminta klarifikasi langsung dari Ahmad Bukhori terkait masa depan klub tersebut.

Sementara itu, sejumlah kalangan menyarankan agar pemerintah daerah ikut campur tangan dalam upaya pelestarian tim sepak bola asli Subang tersebut. Pasalnya, Persikas bukan hanya sekadar klub, tetapi juga bagian dari budaya dan kebanggaan masyarakat lokal.

Persikas Subang: Potensi Olahraga yang Perlu Didukung
Persikas Subang sendiri pernah merasakan masa keemasan pada era 1980-an hingga awal 2000-an. Meski tidak pernah mencicipi kompetisi Liga 1, klub ini cukup dikenal di level Divisi Utama dan Liga 2. Sayangnya, dalam beberapa tahun terakhir, eksistensi Persikas mulai pudar karena minimnya dukungan finansial dan infrastruktur.

Jika benar akan dijual, maka hal ini bisa menjadi titik akhir bagi perjalanan panjang klub yang sudah menjadi bagian dari sejarah olahraga Subang. Oleh karena itu, banyak pihak berharap agar solusi terbaik bisa segera ditemukan agar Persikas tetap bertahan sebagai simbol kebanggaan daerah.

Akhir Kata
Insiden antara Dedi Mulyadi dan suporter Persikas mungkin hanya percikan kecil, tetapi ia membuka tabir masalah yang lebih besar tentang nasib klub sepak bola lokal di tengah krisis ekonomi dan kurangnya perhatian dari stakeholder terkait. Di balik kontroversi ini, harapan masyarakat Subang tetap tinggi: Persikas harus tetap hidup, dibina, dan diberdayakan sebagai aset daerah yang potensial.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Ahmad Bukhori selaku pemilik klub atau dari pihak DPRD Subang. Publik masih menanti langkah konkrit yang dapat menjaga marwah Persikas di kancah sepak bola Indonesia.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru