unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Dhawiyah Zaida Anak Elvy Sukaesih Sindir Tasyi Athasyia yang Merasa Terbully Usai Dibilang Natizen Mirip Ratu Dangdut Indonesia Saat Dandan Ala Cleopatra
News

Dhawiyah Zaida Anak Elvy Sukaesih Sindir Tasyi Athasyia yang Merasa Terbully Usai Dibilang Natizen Mirip Ratu Dangdut Indonesia Saat Dandan Ala Cleopatra

Dhawiyah Zaida Anak Elvy Sukaesih Sindir Tasyi Athasyia yang Merasa Terbully Usai Dibilang Natizen Mirip Ratu Dangdut Indonesia Saat Dandan Ala Cleopatra
Tasyi • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Dhawiyah Zaida Anak Elvy Sukaesih Sindir Tasyi Athasyia yang Merasa Terbully Usai Dibilang Natizen Mirip Ratu Dangdut Indonesia Saat Dandan Ala Cleopatra
Tasyi Athasyia Tampil ala Cleopatra, Malah Dibandingkan dengan Elvy Sukaesih – Begini Reaksi Menohok Keluarga Sang Ratu Dangdut

Belakangan ini, tren makeup bergaya klasik dan eksentrik tengah digemari oleh berbagai kalangan, terutama para influencer di media sosial. Salah satu yang ikut memeriahkan adalah Tasyi Athasyia , seorang content creator kenamaan yang dikenal dengan gaya bermakeup bold dan ekspresif. Kali ini, ia tampil mencuri perhatian dengan konsep Cleopatra , ratu legendaris Mesir Kuno.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tasyi memperlihatkan transformasi wajahnya dengan riasan dramatis, aksesori emas mewah, serta headpiece ikonik ala permaisuri Mesir. Tak hanya itu, musik latar dari film Aladdin berjudul "Arabian Nights" turut menambah nuansa Timur Tengah dalam penampilannya kali ini.

Sayangnya, meski niat awal Tasyi hanyalah bereksperimen mengikuti tren makeup kekinian, respons netizen justru tak sesuai harapan. Alih-alih diapresiasi sebagai Cleopatra, banyak warganet yang justru membandingkannya dengan Elvy Sukaesih , penyanyi dangdut legendaris Tanah Air.

Netizen Bandingkan Tasyi dengan Elvy Sukaesih
Unggahan Tasyi dengan makeup bold dan style glamor tersebut menuai beragam reaksi di kolom komentar. Sebagian besar justru menyebut bahwa penampilannya lebih mirip dengan Elvy Sukaesih dibandingkan tokoh sejarah Mesir Kuno.

Bagi sebagian orang, hal ini justru sebuah bentuk apresiasi karena Elvy Sukaesih dikenal sebagai salah satu ikon kecantikan di era kejayaannya. Namun bagi Tasyi, perbandingan ini sepertinya tidak diterima dengan lapang dada. Ia merasa ada upaya body shaming yang dilakukan oleh salah satu netizen lewat komentar bernada nyinyir.

“Mas beneran laki-laki? Comment di akun perempuan, ngebully dan ternyata di-normalisir ya di apps ini sama netizennya.. ckckk kasian,” tulis Tasyi sebagai balasan komentar tersebut.

Komentar pedas Tasyi langsung menjadi viral dan memicu diskusi luas di media sosial. Banyak pihak yang menilai jika disamakan dengan Elvy Sukaesih bukanlah sebuah penghinaan, melainkan sebuah pujian terselubung.

Anak Elvy Sukaesih Beri Sindiran Halus untuk Tasyi
Tidak ingin ting diam begitu saja, Dhawiya Zaida , putri dari Elvy Sukaesih, turut angkat bicara melalui akun TikTok miliknya. Dalam unggahannya, Dhawiya membagikan foto sang ibunda saat masih muda, sedang berada di dalam bajaj dengan tampilan tetap memesona.

Riasan bold ala Elvy Sukaesih yang sudah menjadi ciri khasnya, ditambah aura glamor yang kuat, membuat potret itu terlihat sangat elegan dan membanggakan. Melalui caption singkat namun bermakna, Dhawiya memberikan sindiran halus namun jelas sebagai pembelaan atas nama keluarga.

“Masa sih secantik ini katanya ada yg ngerasa di bully karna mirip mamah,” tulis Dhawiya.

Unggahan putri sulung Elvy Sukaesih ini pun mendapat dukungan besar dari para netizen. Banyak dari mereka yang malah bangga jika disamakan dengan sosok selegendaris Elvy Sukaesih.

Warganet Ramai-Ramai Bela Elvy Sukaesih
Respons netizen terhadap sindiran dari Dhawiya Zaida sangat positif. Banyak yang setuju bahwa Elvy Sukaesih adalah panutan kecantikan dan pesona wanita Indonesia di masa lampau. Bahkan beberapa akun menyampaikan pendapat mereka dengan nada membela dan bangga:

"Padahal siapa yg gamau di samain sm queen dangdut indooo," tulis @nadyaindiraaa.

"Sebelum tren cleopatra, umi uda duluan yaa, emg legend. Sehat2 yaaa umi, gausah dipikirin org yg sensian," sahut @kakkakaskwkppppp.

"Iya kan , padahal umi Elvi tuh cantikkk .. ada masalah apa coba yg di mirip2in umi Elvi malah merasa di buli," tambah @hwulan0903.

Perdebatan Media Sosial: Cantik vs Sensitif
Kejadian ini kembali membuka percakapan publik tentang bagaimana kita merespons pujian atau bahkan perbandingan yang datang dari netizen. Di satu sisi, ada yang berpendapat bahwa membandingkan seseorang dengan sosok sekelas Elvy Sukaesih adalah bentuk apresiasi. Namun di sisi lain, Tasyi merasa jika komentar-komentar tersebut bernada ejekan dan tidak pantas.

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat luas akan pentingnya menjaga etika dalam berkomentar di ruang digital. Apa pun niat dari pihak pemberi komentar, dampaknya bisa berbeda bagi si penerima, sehingga perlu adanya kesadaran bersama untuk saling menghargai.

Kesimpulan: Antara Tren Makeup, Citra Diri, dan Hormat pada Legenda
Kontroversi antara Tasyi Athasyia dan perbandingannya dengan Elvy Sukaesih mungkin akan terus menjadi topik pembicaraan di media sosial. Namun di balik semua itu, momen ini juga menjadi pengingat bahwa sosok seperti Elvy Sukaesih layak mendapatkan apresiasi, bukan hanya dari kalangan tua, tapi juga generasi muda yang lahir di era digital.

Sementara itu, Tasyi Athasyia tetap konsisten dengan jalannya sebagai content creator yang kerap bermain dengan tren makeup ekstrem. Meskipun mendapat kritik dan perbandingan, ia tetap menunjukkan sikap tegas dan percaya diri—dua hal yang seringkali menjadi kunci sukses di dunia konten kreatif.

Pada akhirnya, baik Elvy Sukaesih maupun Tasyi Athasyia memiliki nilai dan pesona masing-masing. Yang penting adalah bagaimana kita bisa saling menghormati, menghargai, dan tetap bijak dalam menyikapi perbedaan di ranah publik.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru