Kecelakaan tragis melibatkan bus pariwisata Sakhindra Trans berpelat Bali terjadi di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu, 8 Januari 2025, sekitar pukul 18.00 WIB.
Kejadian tersebut bermula saat bus yang tengah melaju dari arah Kota Batu menuju Malang mengalami rem blong, sehingga bus tersebut tidak bisa mengendalikan lajunya dan akhirnya menabrak beberapa kendaraan yang berada di sepanjang Jalan Imam Bonjol.
Kecelakaan ini menyebabkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka.
Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, empat orang dilaporkan tewas di tempat setelah terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Selain itu, beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Semua korban yang terlibat dalam peristiwa ini, baik yang tewas maupun yang terluka, telah dilarikan ke RS Karsa Husada Kota Batu untuk penanganan lebih lanjut.
Tim medis dan petugas kepolisian langsung turun tangan untuk membantu proses evakuasi korban dan mengamankan lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, mengonfirmasi bahwa bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut menggunakan nomor pelat DK, yang menandakan bus itu berasal dari Bali.
AKP Kevin Ibrahim menyebutkan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi kecelakaan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut. "Betul, bus plat DK dari Bali. Saat ini petugas sudah berada di TKP. Terkait kronologi, kami masih dalam pengumpulan data," kata Kevin Ibrahim, Rabu malam, 8 Januari.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, kecelakaan terjadi akibat rem blong yang menyebabkan bus melaju tanpa terkendali dan menghantam kendaraan roda dua dan roda empat yang berada di jalan tersebut.
Lokasi kecelakaan yang terletak di sekitar Jalan Imam Bonjol ini menjadi titik fokus perhatian warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut. Jalan tersebut sempat ditutup sementara untuk memfasilitasi proses evakuasi dan penanganan oleh aparat kepolisian dan tim medis.
Para saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian menyatakan bahwa suasana di tempat kejadian cukup kacau.
Suara kecelakaan yang keras dan suara teriakan dari warga yang melihat korban terkapar di tengah jalan mengguncang lingkungan sekitar.
Tidak hanya warga yang datang ke lokasi kejadian untuk melihat, beberapa di antaranya juga mencoba membantu proses penyelamatan korban yang terjebak di bawah kendaraan.
Kejadian ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus pariwisata di Indonesia, yang sering kali berakibat fatal, terutama saat terjadi rem blong atau kegagalan teknis pada kendaraan besar.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Batu, yang segera sampai di lokasi, langsung melakukan upaya pengamanan dan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan ini. Sementara itu, sejumlah ambulans datang bergantian untuk mengevakuasi korban yang terluka dan membawa mereka ke rumah sakit terdekat.
Proses evakuasi berlangsung dengan lancar meskipun kondisi jalan yang sempat macet karena banyaknya kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini, termasuk mengumpulkan informasi dari saksi mata dan memeriksa kondisi teknis bus yang mengalami rem blong.
Penanganan kecelakaan ini menjadi fokus utama pihak berwenang di Kota Batu, yang berusaha untuk memberikan kejelasan mengenai penyebab kecelakaan serta memastikan bahwa semua korban mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata ini juga menambah sorotan terhadap masalah keselamatan lalu lintas di Indonesia, terutama yang melibatkan kendaraan besar seperti bus.
Seperti yang diketahui, bus pariwisata yang sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh dan wisata, terkadang memiliki masalah teknis yang membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara berkala serta keselamatan pengemudi dalam setiap perjalanan.