Siapa Affan Kurniawan? Driver Ojol yang Tewas Usai Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Ternyata Tulang Punggung 7 Anggota Keluarga

Siapa Affan Kurniawan? Driver Ojol yang Tewas Usai Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Ternyata Tulang Punggung 7 Anggota Keluarga

Affan-Instagram-

Siapa Affan Kurniawan? Driver Ojol yang Tewas Usai Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Ternyata Tulang Punggung 7 Anggota Keluarga

Nama Affan Kurniawan mendadak menjadi sorotan nasional setelah kisah tragisnya beredar luas di berbagai platform media sosial, terutama Instagram dan X (sebelumnya Twitter). Pemuda berusia 21 tahun ini dikabarkan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis milik Brimob (Brigade Mobil) Polri saat sedang berada di lokasi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025.



Kasus ini bukan hanya mengguncang hati keluarga dan komunitas ojek online (ojol), tetapi juga memicu gelombang empati dan tuntutan keadilan dari masyarakat luas, mulai dari warganet biasa hingga tokoh publik, influencer, bahkan pejabat tinggi negara.

Detik-detik Tragedi yang Mengguncang Negeri
Menurut informasi yang beredar, Affan Kurniawan dan rekannya, Moh Umar Amirudin, yang juga seorang driver ojol, sedang melintas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, saat aksi demonstrasi berlangsung. Diduga karena situasi yang kacau dan minimnya pengawasan, mobil rantis Brimob yang sedang bergerak mundur tanpa aba-aba menabrak dan melindas kedua pengemudi ojol tersebut.

Akibat benturan hebat, Affan Kurniawan mengalami luka parah di bagian kepala dan dada. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.45 WIB, Kamis, 28 Agustus 2025.



Sementara itu, Moh Umar Amirudin yang juga terluka cukup serius kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Kondisinya saat ini dilaporkan stabil, namun masih membutuhkan pemantauan medis lebih lanjut.

Jenazah Tiba di Rumah Duka, Duka Mendalam Keluarga Pecah
Pada pukul 03.00 WIB, Jumat, 29 Agustus 2025, jenazah Affan Kurniawan tiba di rumah duka yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga. Tangis keluarga dan kerabat pecah saat peti jenazah dibawa masuk.

Affan, yang lahir di Tanjung Karang pada 18 Juli 2004, dikenal sebagai anak yang bertanggung jawab, pekerja keras, dan menjadi tulang punggung keluarga sejak usia muda. Meski baru berusia 21 tahun, ia sudah aktif bekerja sebagai driver ojek online untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga.

“Dia anak yang baik, tidak pernah ribut, rajin, dan selalu membantu. Kami tidak menyangka ini akan terjadi,” ujar salah satu kerabat yang enggan disebutkan namanya.

Respons Kepolisian: Kapolri Datang Langsung ke Rumah Duka
Tragedi ini mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung mengunjungi rumah duka pada pagi hari Jumat untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

Dalam kunjungannya, Jenderal Sigit tampak khusyuk dan penuh empati. Ia menyampaikan permintaan maaf secara resmi atas kejadian yang menimpa Affan Kurniawan. Hal ini direkam dalam unggahan akun Instagram resmi @sahabatpropam, yang menunjukkan momen haru saat Kapolri menjabat tangan orang tua Affan.

“Kami menyampaikan duka mendalam. Ini adalah tragedi yang sangat memilukan. Kami akan tindaklanjuti secara transparan dan tegas,” tegas Kapolri dalam pernyataannya.

Janji Penegakan Hukum dan Evaluasi Internal Brimob
Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan melakukan investigasi internal secara cepat dan profesional. Ia menjanjikan bahwa pelaku atau pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang terbukti bersalah, akan kami proses. Tidak ada toleransi atas pelanggaran yang menyebabkan korban jiwa, apalagi terhadap warga sipil yang tidak terlibat aksi,” tegas Sigit.

Selain itu, Polri berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penggunaan kendaraan taktis di lokasi kerusuhan atau demo, termasuk pelatihan ulang anggota Brimob terkait keselamatan warga sipil.

Gelombang Dukungan di Media Sosial dan Tuntutan Keadilan
Pasca-kabar kematian Affan menyebar, media sosial langsung dipenuhi dengan dukungan dan tuntutan keadilan. Tagar #JusticeForAffan, #RIPAffanKurniawan, dan #TangkapOknumBrimob menjadi trending di X dan Instagram.

Banyak warganet yang mengecam keras insiden tersebut, terutama karena diduga kuat mobil Brimob tidak memberikan peringatan sebelum bergerak. Beberapa netizen juga mempertanyakan prosedur keselamatan yang seharusnya diterapkan oleh aparat saat bertugas di area publik.

Tak ketinggalan, sejumlah influencer, aktivis HAM, dan tokoh publik ikut angkat suara. Mereka menyerukan agar kasus ini tidak ditutup-tutupi dan proses hukum harus berjalan transparan.

Profil Singkat Affan Kurniawan: Sang Pahlawan Keluarga Muda
Affan Kurniawan bukan hanya seorang driver ojol, tapi juga sosok yang penuh tanggung jawab di usia muda. Lahir dan besar di Tanjung Karang, Lampung, Affan merantau ke Jakarta untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Ia memilih menjadi driver ojek online sejak 2023, dan dikenal sebagai pekerja keras yang selalu on time dan ramah kepada pelanggan.

Bagi keluarganya, Affan adalah anak sulung yang selalu membantu biaya hidup adik-adiknya. “Dia yang bayarin sekolah adiknya, dia juga yang bantu ibu beli beras tiap bulan,” kata sepupunya, Rizky, dengan mata berkaca-kaca.

Kematian Affan bukan sekadar kehilangan seorang anak, tapi juga kehilangan masa depan, harapan, dan semangat keluarga.

Akun Instagram Affan Kurniawan: Fakta atau Palsu?
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai akun Instagram pribadi Affan Kurniawan. Banyak akun baru bermunculan dengan nama serupa, seperti @affan.kurniawan, @_affankurniawan, dan @affankurniawan__, yang diduga dibuat oleh pihak tak bertanggung jawab atau pengguna yang ingin mengenang almarhum.

Pihak keluarga telah mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan akun-akun yang tidak terverifikasi, karena dikhawatirkan bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak baik, seperti penyalahgunaan data atau kampanye hoaks.

Refleksi Nasional: Perlindungan Warga Sipil di Tengah Kerusuhan
Tragedi ini menjadi cermin penting bagi negara tentang pentingnya perlindungan warga sipil di tengah situasi kacau, terutama saat penegakan hukum dilakukan. Meski Brimob memiliki tugas menjaga ketertiban umum, operasi mereka harus tetap mengedepankan asas keselamatan, proporsionalitas, dan hak asasi manusia.

Baca juga: Daftar Acara TV Hari ini 30 Agustus 2025 di Metro TV, SCTV, TVONE, NET TV, Indosiar, TRANS 7, TRANS TV dan RCTI Ada Film Bioskop, Kuis, Mega Bollywood dan Sinetron Plus Link

TAG:
Sumber:


Berita Lainnya