Siapa Joko Priyatno? Guru Olahraga SMPN Bekasi yang Lakukan Pelecehan pada Anak Muridnya Sebanyak Tiga Kali, Kini Terancam 15 Tahun Penjara

Joko-Instagram-
“Yang paling penting sekarang adalah kesembuhan anak kami. Kami berharap ia bisa kembali sekolah, tertawa, dan hidup normal seperti dulu,” ujar salah satu anggota keluarga korban yang ditemui di luar Mapolres Metro Bekasi Kota.
Keluarga juga mengapresiasi dukungan dari masyarakat, alumni, dan lembaga perlindungan anak yang turut membela korban. “Kami tidak merasa sendirian. Dukungan ini memberi kami kekuatan,” tambahnya.
Momentum untuk Perbaikan Sistem Pendidikan
Kasus pelecehan oleh oknum guru di SMPN Bekasi bukan sekadar cerita tentang satu pelaku, tapi merupakan cerminan dari celah sistemik dalam sistem pendidikan kita. Mulai dari lemahnya pengawasan internal, kurangnya pelatihan etika profesi, hingga minimnya edukasi perlindungan anak di lingkungan sekolah.
Penetapan tersangka terhadap Joko Priyatno adalah langkah awal yang penting, namun tantangan terbesar justru ada di depan: bagaimana sistem pendidikan mampu mencegah kejadian serupa di masa depan.
Perlu ada komitmen bersama dari semua pihak—guru, orang tua, siswa, pemerintah, dan masyarakat—untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari ancaman kekerasan.
Dengan dukungan hukum yang kuat, edukasi yang memadai, dan sistem pengawasan yang ketat, sekolah bisa kembali menjadi tempat yang nyaman, inspiratif, dan menjadi rumah kedua bagi generasi muda Indonesia.