Nonton Drakor Bon Appetit, Your Majesty Episode 3-4 Sub Indo Serta Link dan Spoiler Bukan LK21 tapi Netflix: Suk Su dan Suara Kecil yang Menyerukan Kabur

Bon-Instagram-
Nonton Drakor Bon Appetit, Your Majesty Episode 3-4 Sub Indo Serta Link dan Spoiler Bukan LK21 tapi Netflix: Suk Su dan Suara Kecil yang Menyerukan Kabur
Raja, Cinta, dan Racun: Ji Young Terjebak di Tengah Intrik Istana dalam Episode 3-4 Drama Terbaru
Drama kerajaan yang sedang menjadi sorotan publik, “Api di Dapur Kerajaan”, kian memperlihatkan ketegangan yang memanas di episode 3 dan 4. Dengan alur cerita yang penuh intrik, konflik emosional, dan ancaman nyawa, drama ini berhasil memikat penonton dengan narasi yang intens dan penuh kejutan. Di tengah kemewahan istana, seorang wanita biasa bernama Ji Young terjebak dalam pusaran kekuasaan, cinta, dan dendam yang bisa menghancurkannya kapan saja.
Raja Yi Heon dan Ketertarikan yang Berbahaya
Episode 3 dimulai dengan adegan yang langsung membuat penonton tegang: Raja Yi Heon, sang penguasa yang dikenal dingin dan misterius, mulai menunjukkan ketertarikan yang janggal terhadap Ji Young, seorang juru masak rendahan yang baru saja masuk ke dapur kerajaan. Bukan sekadar pujian atas masakannya, raja justru memberikan perintah yang terdengar seperti hukuman—Ji Young harus memasak untuknya setiap hari tanpa kegagalan sedikit pun.
Ancamannya jelas: satu kesalahan, satu rasa yang tidak sesuai, maka nyawanya akan jadi taruhannya. Perintah ini bukan hanya ujian keahlian memasak, tapi juga ujian mental. Bagaimana tidak? Setiap hari Ji Young harus menghadapi tekanan yang begitu besar, tahu bahwa hidupnya bisa berakhir kapan saja hanya karena sepiring makanan.
Namun, di balik ancaman itu, ada sesuatu yang lebih dalam. Raja Yi Heon, yang selama ini tertutup dan tak pernah menunjukkan emosi, justru terlihat terpesona oleh keteguhan hati dan kejujuran Ji Young. Setiap kali mereka bertemu, tatapan sang raja terasa berbeda—lebih dalam, lebih personal. Apakah ini awal dari cinta yang tumbuh di tengah ketakutan? Atau justru jebakan yang dirancang untuk menghancurkannya?
Kang Mok Ju: Cemburu yang Berubah Jadi Dendam
Sementara itu, di sisi lain istana, Kang Mok Ju, salah satu pejabat tinggi kerajaan yang diam-diam menaruh perasaan pada Ji Young, mulai dilanda kecemburuan yang membakar. Sejak Ji Young muncul, perhatian raja yang selama ini sulit didapat tiba-tiba tertuju pada wanita itu. Bagi Kang Mok Ju, ini bukan sekadar ancaman terhadap ambisinya, tapi juga terhadap hatinya.
Dalam adegan yang penuh tensi, Kang Mok Ju terlihat berbisik dengan seorang pelayan gelap di lorong-lorong bawah tanah istana. Ia merancang rencana kejam untuk menyingkirkan Ji Young secara permanen. Salah satu cara yang ia pilih? Melepas seekor ular berbisa ke dapur kerajaan saat Ji Young sedang memasak. Adegan ini disajikan dengan sangat dramatis, dengan musik yang memacu detak jantung dan pencahayaan redup yang menambah nuansa mencekam.
Namun, apakah rencananya berhasil? Belum sepenuhnya. Ji Young berhasil menghindar, tapi insiden itu membuat suasana di dapur semakin tegang. Para juru masak lain mulai menjauhinya, takut terlibat dalam konflik yang bisa merenggut nyawa. Ji Young kini benar-benar sendiri—di tengah keramaian, ia merasa terisolasi.
Suk Su dan Suara Kecil yang Menyerukan Kabur
Di tengah semua tekanan, hadir satu sosok yang selalu peduli: Suk Su, teman lama Ji Young sejak masa pelatihan masak. Ia melihat betapa berat beban yang ditanggung Ji Young. Dalam sebuah adegan emosional di bawah pohon plum malam hari, Suk Su mendesak Ji Young untuk kabur dari istana sebelum terlambat.
“Kamu bukan tahanan, bukan budak. Kamu bisa pergi kapan saja,” ujarnya dengan suara bergetar. Tapi Ji Young hanya tersenyum getir. “Kalau aku pergi, mereka akan menyalahkanmu. Aku tidak bisa meninggalkanmu dalam bahaya.”
Keteguhan Ji Young untuk tetap bertahan bukan hanya karena rasa tanggung jawab, tapi juga karena tekadnya untuk membuktikan bahwa seseorang dari kelas rendah pun bisa memiliki martabat dan kehormatan di istana. Namun, keteguhan itu bisa menjadi pedang bermata dua—mengangkat namanya, atau mengubur hidup-hidup.
Klimaks yang Mengejutkan: Ji Young Resmi Jadi Juru Masak Pribadi Raja
Puncak episode 3 mencapai klimaks saat Raja Yi Heon secara resmi mengumumkan bahwa Ji Young kini ditunjuk sebagai juru masak pribadinya. Pengumuman ini dibuat di depan seluruh pejabat istana, termasuk Kang Mok Ju yang hanya bisa menggenggam erat lengan kursinya, matanya memancarkan amarah terpendam.
“Dari hari ini, hanya Ji Young yang boleh menyentuh makananku,” ujar sang raja dengan nada tegas. “Siapa pun yang berani mengganggunya, akan dihukum mati.”
Pernyataan ini bukan hanya penghormatan, tapi juga pengumuman tak langsung bahwa Ji Young kini berada di bawah perlindungan langsung raja. Namun, seperti yang diketahui, perlindungan raja juga membawa ancaman besar. Semakin dekat dengan sang raja, semakin banyak musuh yang akan muncul dari bayang-bayang.
Episode 4: Konflik yang Semakin Memanas
Dengan posisi baru Ji Young, episode 4 diprediksi akan membawa konflik ke level yang lebih tinggi. Dari sisi politik, pejabat istana mulai mempertanyakan keputusan raja. Apakah ini murni karena rasa puas terhadap masakan, atau ada motif lain di baliknya? Beberapa menteri mulai merancang strategi untuk menjatuhkan Ji Young, bahkan dengan cara memalsukan racun dalam makanan yang disajikannya.
Di sisi emosional, hubungan antara Ji Young, Raja Yi Heon, dan Kang Mok Ju akan menjadi segitiga cinta yang penuh bahaya. Kang Mok Ju tidak akan tinggal diam. Dalam cuplikan preview, terlihat ia bertemu dengan seorang dukun gelap yang menawarkan “solusi permanen” untuk menghilangkan Ji Young dari dunia ini.
Namun, yang paling ditunggu adalah adegan di mana Ji Young akhirnya menyadari bahwa rasa cinta yang tumbuh antara dirinya dan sang raja bukan hanya sekadar ilusi. Tapi cinta di istana bukan hal yang sederhana—ia bisa menjadi alasan seseorang diangkat ke puncak, atau dilemparkan ke jurang kematian.
Mengapa Drama Ini Wajib Ditonton?
“Api di Dapur Kerajaan” bukan sekadar drama sejarah biasa. Ia menyuguhkan kombinasi sempurna antara ketegangan politik, romansa yang penuh bahaya, dan perjuangan hidup seorang wanita yang berani menantang takdir. Karakter Ji Young digambarkan dengan sangat kuat—ia bukan pahlawan yang sempurna, tapi manusia yang rapuh, namun tak pernah menyerah.
Baca juga: Tampang 7 Anggota Brimob yang jadi Tersangka Usai Lindas Affan Kurniawan Pengemudi Ojol hingga Tewas