unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Innalillahi! Lee Soon Jae Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun pada 25 November 2025: Perpisahan dengan Maestro Akting Korea yang Tak Tergantikan
News

Innalillahi! Lee Soon Jae Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun pada 25 November 2025: Perpisahan dengan Maestro Akting Korea yang Tak Tergantikan

Innalillahi! Lee Soon Jae Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun pada 25 November 2025: Perpisahan dengan Maestro Akting Korea yang Tak Tergantikan
Lee soon • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Innalillahi! Lee Soon Jae Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun pada 25 November 2025: Perpisahan dengan Maestro Akting Korea yang Tak Tergantikan

Jakarta, 25 November 2025 — Dunia perfilman dan teater Korea Selatan kehilangan salah satu pilar terbesarnya. Aktor legendaris Lee Soon Jae meninggal dunia pada Selasa pagi, 25 November 2025, di usia 91 tahun. Kabar duka ini langsung mengguncang industri hiburan, memicu gelombang belasungkawa dari seluruh penjuru dunia—dari rekan sesama seniman hingga jutaan penggemar yang selama puluhan tahun mengagumi dedikasinya terhadap seni peran.

Pihak keluarga, melalui agensi yang menaunginya, telah mengonfirmasi kabar duka ini. Namun, mereka memilih untuk menjaga privasi keluarga dengan tidak mengungkapkan detail mengenai penyebab kematian, waktu, maupun lokasi pemakaman. Yang pasti, permintaan sederhana namun penuh makna disampaikan: doa dan ruang untuk berduka.

Perjalanan Panjang dari Korea Utara Hingga Puncak Seni Peran Korea
Lahir pada tahun 1934 di Hoeryong, Korea Utara, Lee Soon Jae memulai perjalanan hidupnya di tengah masa pergolakan politik dan sosial yang kompleks. Keluarganya hijrah ke Korea Selatan saat Perang Korea pecah, sebuah pengalaman yang turut membentuk keteguhan karakter sang aktor.

Karier aktingnya dimulai pada awal 1960-an, ketika ia terpilih sebagai salah satu dari sedikit talenta yang direkrut langsung oleh Korean Broadcasting System (KBS)—salah satu stasiun televisi paling berpengaruh di Korea Selatan. Sejak saat itu, Lee Soon Jae tidak hanya menjadi aktor, tetapi juga simbol dedikasi, profesionalisme, dan integritas dalam seni peran.

Lebih dari enam dekade berkarya, Lee tidak pernah berhenti belajar dan berkontribusi. Ia tiga kali menjabat sebagai Presiden Asosiasi Aktor Penyiaran Korea, membuktikan bahwa komitmennya terhadap dunia akting melampaui panggung dan layar—ia juga memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan sesama seniman.

Karya-Karya yang Menyentuh Jiwa dan Mengukir Sejarah
Generasi muda mungkin mengenal Lee Soon Jae lewat drama-drama populer yang tayang dalam satu dekade terakhir. Namun, bagi para pencinta seni teater dan sinema klasik Korea, namanya sudah lama menjadi legenda.

Beberapa karya terakhirnya yang paling diingat antara lain:

Dog Knows Everything (2024): Di sini, Lee memerankan sosok ayah yang penuh kebijaksanaan, cinta, dan kerentanan—sebuah potret manusia yang utuh dan autentik.
Family: The Unbreakable Bond (2022): Drama keluarga ini mengeksplorasi dinamika hubungan antargenerasi, dan peran Lee sebagai kepala keluarga menjadi tulang punggung naratif cerita.
The King 2 Hearts (2012): Perannya sebagai raja yang tegas namun penuh empati menunjukkan kemampuannya membangun karakter dengan kedalaman emosional yang luar biasa.
Namun, jauh sebelum K-drama menaklukkan dunia, Lee telah membangun fondasi karier lewat panggung teater. Ia membawakan naskah-naskah klasik seperti Waiting for Godot, Le Père, dan A Life in the Theatre dengan intensitas yang nyaris religius. Baginya, teater bukan sekadar pertunjukan—itu adalah panggilan jiwa, ruang di mana manusia bisa jujur pada dirinya sendiri.

Kabar Kesehatan dan Spekulasi yang Menghantui Penggemar
Meski usianya telah menginjak sembilan dekade, Lee Soon Jae tetap aktif dalam dunia akting hingga akhir hayatnya. Namun, sejak akhir 2024, muncul kekhawatiran publik tentang kondisinya. Spekulasi mengenai penyakit serius—termasuk kabar tak berdasar tentang kanker—mulai beredar luas di media sosial.

Puncak kekhawatiran terjadi saat Lee absen dari PD Korea Awards ke-37 pada 15 April 2025. Dalam acara bergengsi tersebut, CEO agensinya, Lee Seung Hee, mewakilinya menerima penghargaan dan menyampaikan pesan yang mengharukan:

“Tuan Lee Soon Jae tidak dapat hadir karena kondisi kesehatannya sedang menurun. Ia membutuhkan dukungan dan dorongan dari semua pihak.”

Pernyataan itu memicu gelombang simpati global. Namun, pihak manajemen dengan cepat menepis rumor tentang kanker atau penyakit kronis lainnya. Sebaliknya, mereka menjelaskan bahwa Lee mengalami penurunan massa otot yang signifikan, terutama pada bagian kaki, sehingga mengalami kesulitan dalam mobilitas. Sejak saat itu, ia memilih fokus pada proses rehabilitasi dan menjauh sementara dari sorotan publik.

Kabar ini bukan tanpa dasar. Pada 2024, Lee bahkan terpaksa mundur dari produksi teater Waiting for Godot, sebuah keputusan yang membuat seluruh pertunjukan dibatalkan—bukti betapa tak tergantikannya peran dan kehadirannya dalam proyek seni tersebut.

 

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru