Rating TV Pekan Ini: SCTV dan Indosiar Kuasai Layar Kaca Hari ini 12 Februari 2026, Program Religi hingga Hiburan Malam Jadi Primadona Penonton Indonesia

Rating TV Pekan Ini: SCTV dan Indosiar Kuasai Layar Kaca Hari ini 12 Februari 2026, Program Religi hingga Hiburan Malam Jadi Primadona Penonton Indonesia

Asmara gen z-Instagram-

Persaingan industri pertelevisian Tanah Air kembali memperlihatkan dinamika menarik pada pekan ini. Berdasarkan data pemeringkatan terbaru, SCTV dan Indosiar tampil sebagai penguasa layar kaca nasional dengan menguasai mayoritas posisi teratas dalam daftar 10 besar program dengan rating tertinggi. Fenomena ini menggambarkan selera penonton Indonesia yang masih sangat loyal pada tayangan bernuansa religi, kisah cinta penuh makna, serta hiburan keluarga yang dikemas apik.
 
Dominasi dua stasiun televisi yang berada di bawah naungan Emtek Group tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Strategi penayangan yang disusun secara matang, pemilihan waktu prime time yang tepat, serta kemampuan memahami psikologis penonton Indonesia menjadi kunci keberhasilan mereka merebut hati jutaan pemirsa di seluruh penjuru Nusantara.
 

Indosiar Buka Pekan dengan Gebrakan Musikal Nasionalis

Di posisi puncak, Indosiar sukses mencuri perhatian publik lewat program DA7 Mega Konser: Cinta Indonesia. Konser musik kolosal yang menampilkan sederet musisi papan atas Tanah Air ini tidak hanya menjadi tontonan menghibur, tetapi juga sarat dengan muatan nasionalisme yang menyentuh hati. Ribuan penonton yang memadati lokasi konser serta jutaan pemirsa di rumah larut dalam euforia kebanggaan sebagai anak bangsa. Kemasan visual yang mewah, penataan panggung spektakuler, serta aransemen lagu-lagu kebangsaan yang dikolaborasikan dengan musik kontemporer menjadikan program ini sebagai magnet utama di awal pekan.
 
Tak berhenti di situ, Indosiar kembali menancapkan kukunya di posisi kedua melalui sinetron Merangkai Kisah Indah. Serial yang mengangkat kisah keluarga sederhana dengan konflik kehidupan yang relatable ini berhasil menyentuh sisi emosional penonton. Alur cerita yang tidak bertele-tele, dialog yang natural, serta akting para pemain yang memukau membuat pemirsa betah berlama-lama di depan layar televisi. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinetron Indonesia masih memiliki daya tarik kuat asalkan dikemas dengan cerita yang autentik dan menyentuh nurani.
 

SCTV Rajai Prime Time dengan Formula Cinta dan Keteguhan Iman

SCTV tampil perkasa dengan empat programnya yang berhasil menembus jajaran teratas. Di posisi ketiga, sinetron Beri Cinta Waktu menjadi favorit penonton berkat narasi percintaan yang tidak klise. Kisah cinta yang dibangun perlahan dengan ujian waktu dan kesetiaan ini memberikan perspektif baru dalam genre roman televisi. Penonton seolah diajak merenung tentang arti kesabaran dalam menjalani hubungan asmara di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern.
 
Posisi keempat ditempati oleh Istiqomah Cinta, program religi yang menggabungkan nilai-nilai spiritual dengan kisah percintaan. Sinetron ini menjadi jawaban atas kerinduan penonton akan tayangan yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan penguatan iman. Setiap episodenya menyelipkan pesan moral tentang keteguhan hati dalam menjalani hubungan yang diridhai Tuhan, menjadikannya sebagai tontonan wajib bagi keluarga Indonesia yang menginginkan hiburan sekaligus siraman rohani.
 
Di posisi keenam, SCTV kembali unjuk gigi lewat Jejak Duka Diandra, sinetron drama keluarga yang mengangkat konflik rumit antaranggota keluarga dengan latar belakang masa lalu yang kelam. Akting apik para pemain senior yang berpadu dengan chemistry para pemeran muda menciptakan dinamika cerita yang penuh ketegangan namun tetap realistis. Sementara di posisi kedelapan, Asmara Gen Z menjadi jembatan antara generasi tua dan muda dengan menggambarkan dinamika percintaan anak muda urban yang penuh tantangan namun tetap menjunjung nilai-nilai luhur bangsa.
 

Trans7 Tawarkan Keberagaman Konten, dari Drama Sosial hingga Obrolan Viral

Trans7 membuktikan kepiawaiannya dalam menyajikan keberagaman konten dengan tiga programnya yang masuk daftar elite. Arisan di posisi kelima menjadi sorotan berkat pengemasan ulang konsep arisan yang tidak hanya sekadar kumpul-kumpul, tetapi juga menjadi cermin dinamika sosial masyarakat urban. Setiap episode mengupas tuntas isu-isu aktual yang sedang hangat dibicarakan di kalangan masyarakat kelas menengah perkotaan.
 
Program P.O.V Pasti Obrolan Viral di posisi ketujuh menunjukkan kepekaan Trans7 terhadap tren digital. Format obrolan santai yang mengupas konten viral media sosial dengan perspektif kritis namun menghibur ini menjadi magnet bagi penonton muda yang ingin tetap update dengan perkembangan dunia maya tanpa kehilangan nilai edukasi. Sementara Secret Story di posisi kesembilan menawarkan sensasi misteri dengan narasi yang membuat penonton penasaran hingga detik terakhir.
 

MNCTV Pertahankan Tradisi Hiburan Rakyat Lewat DMD

Menutup daftar 10 besar, MNCTV mempertahankan posisinya melalui DMD Panggung Rejeki. Program variety show yang telah menjadi ikon hiburan rakyat ini konsisten menyajikan tontonan yang merakyat dengan hadiah menarik bagi para peserta. Kemeriahan panggung, interaksi spontan antara pembawa acara dan penonton, serta unsur kejutan dalam setiap episode menjadikan program ini sebagai pelipur lara yang tak lekang oleh waktu.
 

Tren Penonton Indonesia: Antara Hiburan dan Nilai Luhur

Pengamat media dari Universitas Indonesia, Dr. Rini Susanti, M.Si., mengungkapkan bahwa dominasi program religi dan drama keluarga dalam daftar rating mencerminkan karakteristik khas penonton Indonesia. "Masyarakat kita masih sangat menghargai tontonan yang mengandung nilai-nilai moral dan spiritual. Namun demikian, mereka juga tidak menolak hiburan murni asalkan dikemas dengan cerdas dan tidak melanggar norma sosial," jelasnya dalam wawancara eksklusif.
 
Data Nielsen Television Index menunjukkan bahwa program-program dengan rating tinggi pada pekan ini rata-rata mencapai audience share di atas 15 persen, dengan puncak penonton terjadi pada pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Fenomena ini mengindikasikan bahwa meskipun penetrasi platform streaming terus meningkat, televisi konvensional masih menjadi primadona hiburan keluarga Indonesia, terutama di kawasan non-metropolitan.
 

Strategi Bertahan di Era Disrupsi Digital

Ketangguhan stasiun televisi konvensional dalam mempertahankan rating tidak lepas dari adaptasi strategis yang mereka lakukan. Integrasi konten dengan platform digital, interaksi aktif melalui media sosial, serta pengembangan format hybrid yang menggabungkan kekuatan televisi linear dengan kecepatan digital menjadi kunci keberlangsungan industri ini.
 
Direktur Programming SCTV, Budi Santoso, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pihaknya terus berinovasi dengan memperhatikan feedback penonton melalui berbagai kanal digital. "Kami tidak hanya melihat angka rating, tetapi juga engagement di media sosial. Setiap komentar, like, dan share dari penonton menjadi bahan evaluasi berharga untuk menyajikan konten yang semakin relevan," ujarnya.
 
Sementara itu, VP Programming Indosiar, Dian Purnama, menekankan pentingnya keberanian mengambil tema-tema yang dekat dengan kehidupan nyata masyarakat. "Program seperti DA7 Mega Konser: Cinta Indonesia lahir dari keinginan kami untuk menyajikan hiburan yang membangkitkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Ternyata resonansi penonton sangat luar biasa," tambahnya.
 
TAG:
Sumber:


Berita Lainnya