Dominasi Sinetron Religi dan Hiburan Interaktif: Inilah 10 Program Televisi dengan Rating Tertinggi Pekan Ini 15 Februari 2026
Minggu
15-02-2026 /
16:53 WIB
Asmara gen z-Instagram-
Persaingan industri pertelevisian Tanah Air kembali memperlihatkan dinamika menarik pada pekan ini. Berdasarkan data pemantauan rating nasional, SCTV dan Trans7 tampil sebagai pemain dominan dengan menguasai mayoritas slot program teratas, sementara Indosiar menunjukkan kekuatan di dua segmen berbeda: sinetron keluarga dan siaran olahraga. Fenomena ini menggambarkan selera penonton Indonesia yang masih sangat loyal pada konten drama religi, kisah percintaan dengan nilai moral, serta hiburan interaktif yang melibatkan partisipasi publik secara langsung.
SCTV Kuasai Puncak Rating dengan Formula Sinetron Religi-Percintaan
Tiga program SCTV berhasil menembus posisi lima besar, dengan Istiqomah Cinta dan Beri Cinta Waktu masing-masing menduduki peringkat pertama dan kedua. Kedua sinetron ini mengusung formula serupa: menggabungkan narasi percintaan dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Istiqomah Cinta, yang tayang pada prime time pukul 19.30 WIB, bercerita tentang perjuangan seorang gadis muda mempertahankan prinsip hidupnya di tengah godaan dunia metropolitan. Sementara Beri Cinta Waktu mengeksplorasi dinamika hubungan keluarga yang retak akibat kesalahpahaman, dengan pesan utama tentang pentingnya komunikasi dan kesabaran dalam membangun ikatan kasih sayang.
Posisi keenam ditempati Jejak Duka Diandra, sinetron yang mengangkat tema trauma masa lalu dan proses penyembuhan melalui dukungan keluarga. Keberhasilan SCTV mendominasi rating tidak lepas dari strategi penjadwalan yang cermat—menempatkan program andalan pada jam tayang 19.00–21.00 WIB ketika mayoritas keluarga Indonesia sedang berkumpul di ruang tamu. Di posisi kedelapan, Asmara Gen Z menarik perhatian penonton muda dengan menggambarkan dinamika percintaan generasi Z yang sarat dengan tantangan media sosial dan ekspektasi orang tua, menjadi jembatan antara penonton remaja dan dewasa muda.
Trans7 Unggul di Segmen Hiburan Interaktif dan Reality Show
Trans7 membuktikan kepiawaian dalam menggarap konten non-sinetron dengan empat programnya menembus daftar sepuluh besar. Arisan, yang menempati peringkat kelima, kembali menunjukkan daya tarik abadi format arisan sebagai cermin dinamika sosial masyarakat Indonesia. Program ini tidak hanya menampilkan interaksi para peserta, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai persahabatan dan empati melalui berbagai tantangan yang dihadapi peserta.
Di peringkat ketujuh, P.O.V Pasti Obrolan Viral menjadi magnet bagi penonton urban yang haus informasi terkini seputar tren media sosial. Format diskusi ringan dengan narasumber dari kalangan content creator dan selebriti muda berhasil menciptakan ruang dialog yang relevan dengan isu harian anak muda. Sementara Lapor Pa di urutan kesembilan menawarkan hiburan edukatif dengan mengangkat laporan masyarakat seputar pelayanan publik, infrastruktur, hingga fenomena sosial unik yang terjadi di berbagai daerah—menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah daerah melalui medium televisi.
Puncak keberhasilan Trans7 pekan ini adalah Secret Story di posisi kesepuluh. Reality show dengan konsep misteri dan pengungkapan rahasia pribadi peserta ini berhasil memicu rasa penasaran penonton melalui narasi bertahap yang dikemas seperti serial thriller ringan, membuktikan bahwa format reality show masih memiliki daya tarik kuat jika dikemas dengan cerita yang compelling.
Indosiar: Kombinasi Sinetron Keluarga dan Gairah Sepak Bola Lokal
Indosiar menunjukkan strategi diversifikasi konten yang cerdas dengan dua programnya menembus lima besar. Merangkai Kisah Indah di peringkat ketiga memperkuat posisi Indosiar sebagai rumah bagi sinetron bernuansa keluarga dengan alur cerita yang mengharukan namun tidak berlebihan. Sinetron ini bercerita tentang upaya seorang ibu tunggal menyatukan kembali anak-anaknya yang tercerai berai akibat konflik warisan, dengan latar belakang pedesaan Jawa yang kental.
Kejutan datang dari BRI Liga 1: Malut vs Persijap yang menempati peringkat keempat—menjadi satu-satunya program olahraga dalam daftar. Pertandingan antara Maluku Utara FC dan Persijap Jepara ini menarik animo besar penonton karena statusnya sebagai laga krusial penentu promosi degradasi. Fenomena ini menggarisbawahi fakta bahwa sepak bola lokal masih memiliki basis penggemar setia yang besar, terutama ketika melibatkan tim-tim dengan rivalitas historis atau pertandingan bertaruh nasib di papan klasemen.
Analisis Tren: Mengapa Formula Ini Masih Diminati?
Pengamat media dari Universitas Indonesia, Dr. Rini Susanti, M.Si., menjelaskan bahwa dominasi sinetron religi dan percintaan bermoral mencerminkan kebutuhan psikologis penonton Indonesia akan konten yang memberikan rasa aman dan kepastian nilai di tengah ketidakpastian sosial ekonomi. "Penonton tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga validasi atas nilai-nilai yang mereka pegang. Sinetron dengan pesan moral memberikan kenyamanan psikologis," ujarnya dalam wawancara terpisah.
Sementara itu, keberhasilan program interaktif seperti Lapor Pa dan P.O.V menunjukkan pergeseran perilaku audiens yang ingin terlibat aktif, bukan hanya sebagai penonton pasif. "Generasi sekarang menginginkan keterhubungan. Mereka ingin merasa suaranya didengar, masalahnya diangkat. Televisi yang mampu menciptakan ruang partisipasi akan memiliki daya tarik lebih kuat," tambah Rini.
Tantangan Industri di Era Streaming
Keberhasilan rating tinggi program-program konvensional ini tidak mengaburkan tantangan besar yang dihadapi televisi nasional: migrasi penonton ke platform streaming. Namun, data Nielsen menunjukkan bahwa televisi linear masih menjadi primadona di segmen usia 35 tahun ke atas dan di wilayah non-metropolitan—segmen yang justru menjadi tulang punggung rating tertinggi. Strategi hybrid yang menggabungkan kekuatan jaringan televisi tradisional dengan distribusi konten digital melalui YouTube dan platform OTT menjadi kunci bertahan di tengah persaingan ketat.
++++
Penutup: Televisi sebagai Cermin Nilai Sosial
Daftar rating pekan ini tidak sekadar mencerminkan selera hiburan semata, melainkan menjadi cermin nilai-nilai yang masih dipegang teguh masyarakat Indonesia: pentingnya keluarga, kejujuran dalam percintaan, keadilan sosial, dan kebutuhan akan ruang partisipasi publik. Selama televisi mampu menjadi medium yang merefleksikan—sekaligus memperkuat—nilai-nilai tersebut melalui narasi yang autentik dan menggugah emosi, ia akan tetap relevan di hati pemirsa Tanah Air, meski di tengah badai disrupsi digital yang terus mengguncang industri hiburan global.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan program-program populer ini, pastikan mengecek jadwal tayang terbaru melalui aplikasi resmi masing-masing stasiun televisi atau platform streaming mereka, karena penjadwalan dapat berubah menyesuaikan event khusus atau siaran langsung olahraga nasional maupun internasional.
Editor:
Maria Renata