Gaji ke-13 ASN dan PPPK 2026 Segera Dibayarkan, Ini Ketentuan Lengkap Penerima
uang-pixabay-
Pemerintah kembali menyiapkan pencairan gaji ke-13 bagi aparatur negara pada tahun 2026. Tambahan penghasilan ini diberikan kepada ASN, TNI, Polri, PPPK, hingga pensiunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembayaran umumnya dilakukan pada pertengahan tahun, bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Jadwal dan Dasar Hukum
Pelaksanaan gaji ke-13 mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2026. Aturan tersebut mengatur teknis pencairan agar berlangsung sesuai rencana.
Pemerintah menargetkan penyaluran dilakukan sekitar Juni, sebagaimana pola yang diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.
Komponen Penghasilan yang Diterima
Gaji ke-13 tidak hanya berupa gaji pokok. Sejumlah tunjangan juga ikut diperhitungkan dalam pembayaran.
- Gaji pokok
- Tunjangan keluarga
- Tunjangan pangan
- Tunjangan jabatan atau umum
- Tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan
Jumlah yang diterima setiap pegawai berbeda, mengikuti golongan dan komponen penghasilan masing-masing.
Ketentuan untuk PPPK
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja termasuk dalam kelompok penerima, dengan besaran yang setara penghasilan bulanan.
Rentang penghasilan PPPK berada pada golongan I hingga XVII, dengan estimasi sekitar Rp1,93 juta hingga Rp7,32 juta.
Syarat Masa Kerja Menjadi Penentu
Hak menerima gaji ke-13 tidak berlaku bagi seluruh PPPK. Ada batasan masa kerja yang harus dipenuhi.
- PPPK yang diangkat sebelum atau pada 1 Mei 2025 berhak menerima, baik penuh maupun proporsional
- PPPK yang mulai bertugas setelah 1 Mei 2025 tidak termasuk penerima pada 2026
- Masa kerja kurang dari satu tahun dihitung secara proporsional
Pegawai dengan masa kerja kurang dari satu bulan sebelum 1 Juni 2026 tidak mendapatkan gaji ke-13.
Tidak Dipotong Iuran
Pembayaran gaji ke-13 dilakukan tanpa potongan iuran maupun potongan lain sesuai ketentuan yang berlaku.
Tambahan penghasilan ini diharapkan membantu kebutuhan pegawai, terutama dalam menghadapi pengeluaran pendidikan di pertengahan tahun.