Namun, tantangan rekayasa seperti durabilitas, komponen bergerak, ruang baterai, dan keandalan jangka panjang masih harus dipecahkan.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah konsumen siap dengan faktor bentuk ponsel baru. Ponsel lipat sendiri baru mulai menjadi arus utama setelah bertahun-tahun penyempurnaan.
Samsung diketahui mengajukan banyak paten setiap tahun, dan sebagian besar tidak pernah menjadi produk nyata. Namun, paten ini menunjukkan bahwa Samsung terus mengeksplorasi inovasi bentuk ponsel masa depan.
Paten juga menyebutkan sensor yang mampu mendeteksi seberapa jauh layar telah diperpanjang dan seberapa cepat pergerakannya.
Informasi tersebut memungkinkan antarmuka perangkat lunak beradaptasi secara dinamis tergantung pada ukuran dan orientasi layar.
Tentu saja, ini masih sebatas paten untuk saat ini. Samsung mengajukan sejumlah besar konsep setiap tahun, dan banyak yang tidak pernah menjadi produk nyata.
>>> Pixel 8 Rusak Disulap Jadi Konsol Game Retro yang Mumpuni
Ponsel rollable juga memiliki tantangan rekayasa tersendiri yang melibatkan durabilitas, komponen bergerak, ruang baterai, dan keandalan jangka panjang.