Honor 600 Pro hadir dalam dua versi untuk pasar global dan China dengan sejumlah perbedaan mencolok. Meski sekilas tampak identik, kedua ponsel ini memiliki prioritas yang berbeda.
Desain
Versi global mengusung modul kamera persegi panjang yang mirip dengan iPhone terbaru, dengan susunan tiga kamera segitiga dan lampu kilat.
>>> Samsung Galaxy Watch Ultra 2 Dikabarkan Hadir dengan Versi Non-5G
Sementara versi China menggunakan modul kamera horizontal berbentuk pil yang terinspirasi dari iPhone Air.
Keduanya menggunakan material kaca dan aluminium, serta memiliki sertifikasi IP68 dan IP69K untuk ketahanan debu dan air.
Dimensi hampir sama, dengan versi China sedikit lebih tebal dan berat 202 gram karena baterai lebih besar.
Pilihan warna juga berbeda: global hadir dalam Golden White, Black, dan Orange, sedangkan China mendapatkan Black, Green, Blue, dan Purple.
Layar
Kedua versi menggunakan panel AMOLED 6,57 inci dengan refresh rate 120Hz, PWM dimming 3840Hz, dan dukungan HDR Vivid.
Resolusi 1264 x 2728 piksel dengan kerapatan 458 ppi.
Honor mengklaim kecerahan puncak hingga 8.000 nits pada kedua model, namun versi China mencantumkan kecerahan tipikal 800 nits dan 1.800 nits pada mode high brightness.
Layar yang lebih kecil ini bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang lelah dengan ponsel berlayar besar 6,8 inci.
Perlindungan layar pada versi global menggunakan Mohs level 4, sedangkan China menggunakan aluminosilicate glass.
Performa
Perbedaan paling signifikan terletak pada chipset. Versi global ditenagai Snapdragon 8 Elite dengan GPU Adreno 830, salah satu chip Android terkuat saat ini.
Konfigurasi RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB. Sementara versi China menggunakan MediaTek Dimensity 8550 Elite yang performanya lebih rendah.
