Sutradara pemenang Oscar, Alejandro Gonzalez Inarritu, mencatat sejarah sebagai sineas pertama yang diterima sebagai anggota Colegio Nacional, institusi elite Meksiko.
Lembaga yang didirikan pada 1943 ini hanya membatasi keanggotaan maksimal 40 ilmuwan, seniman, dan sastrawan terkemuka yang masih hidup.
>>> Juara Delta Force National Championship Season 2 Resmi Lahir
Inarritu, yang berusia 62 tahun, bergabung dengan tokoh legendaris seperti novelis Octavio Paz, penulis Carlos Fuentes, dan muralis Diego Rivera.
Sepanjang sejarahnya, Colegio Nacional belum pernah memberikan kursi kepada seorang sutradara film hingga kini.
Pengakuan atas Sinema Meksiko
Inarritu telah mengoleksi lima Academy Awards melalui film-film seperti The Revenant dan Birdman.
Ia dinilai berhasil membawa identitas visual Meksiko ke panggung global.
Trilogi kematiannya yang monumental—Amores Perros, 21 Grams, dan Babel—juga memperkuat posisinya sebagai pelopor sinema realisme magis modern.
>>> Kemenbud Apresiasi K-Pop Setelah Raih 11 Penghargaan di AMA
Dalam pidato pengukuhannya, Inarritu menyampaikan rasa hormat atas apresiasi terhadap dunia perfilman.
"Dengan memilih saya, di samping pengakuan atas karya pribadi saya, Anda sekalian juga telah mengakui sebuah keahlian dan sebuah tradisi," ujarnya.
Ia menegaskan pengaruh budaya visual dalam membentuk jati diri bangsa Meksiko.
"Meksiko adalah sebuah kekuatan visual karena budaya kita selalu menggunakan citraan sebagai cara untuk menjelaskan dunia," tambahnya.
>>> Sinopsis The Message, Bioskop Trans TV 27 Mei 2026
Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi pengakuan lebih luas terhadap seni audiovisual sebagai pilar intelektual setara sains dan sastra.
