Asus memperkenalkan VivoWatch 6 Plus di ajang Computex 2026. Perangkat ini menjadi salah satu sorotan karena fokus pada pemantauan kesehatan yang lebih mendalam.
Smartwatch ini hadir dengan layar AMOLED berukuran 1,43 inci, meningkat dari 1,39 inci pada pendahulunya.
>>> Asus Luncurkan TUF Gaming 16 (2026) dengan Grafis RTX 50 dan Sistem Pendingin Lebih Senyap
Asus juga menambahkan pelindung kristal safir dan casing paduan titanium untuk memberikan kesan premium.
Fitur Kesehatan yang Lebih Lengkap
VivoWatch 6 Plus tetap dilengkapi pemantauan EKG dan tekanan darah. Namun, Asus menambahkan fitur analisis pernapasan saat tidur dan pelacakan gaya berjalan (gait tracking).
Kedua fitur ini bukan hal baru di pasar perangkat wearable, tetapi kehadirannya menunjukkan upaya Asus membangun gambaran kesehatan jangka panjang pengguna secara lebih utuh.
Data yang dikumpulkan jam tangan ini dapat diintegrasikan ke platform AI Agent milik Asus. Platform tersebut juga diperkenalkan bersamaan dengan alat diagnostik DuoScan Ultrasonik Genggam.
>>> Samsung Galaxy Z Fold8 Dikabarkan Lebih Ringan dari Galaxy S26 Ultra
Dengan demikian, VivoWatch 6 Plus tidak sekadar jam tangan pintar biasa. Asus ingin menciptakan ekosistem kesehatan terhubung yang menggabungkan perangkat wearable, alat diagnostik, dan perangkat lunak AI.
Model sebelumnya, VivoWatch 6, sudah memiliki sensor EKG, PPG, dan pemantauan komposisi tubuh. Ada pula VivoWatch 6 Aero yang lebih ringan.
VivoWatch 6 Plus seolah menggabungkan pendekatan keduanya: perangkat keras premium di satu sisi, analitik kesehatan yang lebih dalam di sisi lain.
>>> Google Pixel Watch 5 Series Muncul di Sertifikasi BIS India
Harga VivoWatch 6 Plus belum diumumkan. Namun, perangkat ini layak untuk dinantikan.
