Perbedaan signifikan terletak pada baterai. Xiaomi 17T Pro memiliki baterai 7.000mAh, jauh lebih besar dari Vivo X300 yang 6.040mAh.
Xiaomi juga mendukung pengisian cepat 100W kabel, 50W nirkabel, dan 22,5W reverse wired, sedangkan Vivo hanya 90W kabel dan 40W nirkabel.
Bagi pengguna berat, Xiaomi menawarkan daya tahan lebih lama dan pengisian yang lebih cepat. Vivo tetap memberikan performa baterai yang andal, namun Xiaomi jelas unggul dalam hal ini.
Kamera
Xiaomi 17T Pro mengusung kamera utama 50MP dengan lensa Leica, telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 5x, dan ultrawide 12MP.
Ponsel ini juga mendukung perekaman video 8K dengan fitur profesional seperti HDR10+ dan Log.
Vivo X300 memiliki kamera utama 200MP, telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x, dan ultrawide 50MP dengan autofokus.
Kamera ini dilengkapi optik Zeiss, lapisan Zeiss T*, Laser AF, dan dukungan impor 3D LUT.
Vivo menawarkan sistem kamera yang lebih serbaguna dengan resolusi lebih tinggi dan fitur fotografi yang lebih kaya. Xiaomi unggul dalam zoom jarak jauh dan perekaman video profesional.
Untuk kamera selfie, Vivo X300 memiliki sensor 50MP dengan autofokus dan perekaman 4K 60fps, lebih unggul dari Xiaomi yang hanya 32MP dan 4K.
Kesimpulan
Xiaomi 17T Pro menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, pengisian cepat, layar besar, dan fitur video profesional.
Vivo X300 lebih cocok bagi mereka yang menginginkan kamera serbaguna, desain ringkas, dan dukungan software jangka panjang.
>>> Oppo Reno 16 Series Resmi Meluncur dengan Snap Key dan Aksesori Oppo Bubble
Secara keseluruhan, Xiaomi menawarkan nilai lebih baik berkat baterai besar dan fitur multimedia unggulan. Namun, Vivo unggul dalam fotografi dan pembaruan software.