Gmktec resmi meluncurkan Evo-X3 Mini PC ke pasar global mulai 6 Juli 2026. Perangkat ini diposisikan sebagai stasiun kerja AI berkat prosesor dan konfigurasi memorinya yang mumpuni.
Evo-X3 ditujukan bagi pengembang dan profesional yang perlu menjalankan model bahasa besar (LLM) serta tugas komputasi berat secara lokal.
>>> Xiaomi 18 Series Dikabarkan Jadi yang Pertama Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6
Spesifikasi Unggulan
Di dalam sasis logamnya, Evo-X3 mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395.
Chip ini memiliki 16 inti dan 32 thread, dibangun dengan proses 4nm, dan mampu mencapai kecepatan boost maksimal 5,1 GHz.
Untuk grafis, perangkat ini menggunakan Radeon 8060S terintegrasi dengan 40 unit komputasi berbasis arsitektur RDNA 3.5.
Sistem juga dilengkapi NPU AMD XDNA 2 yang memberikan performa 50 TOPS, sehingga total performa AI sistem mencapai 126 TOPS.
Evo-X3 hadir dengan RAM LPDDR5X onboard 128 GB yang berjalan pada 8000 MT/s.
Berkat arsitektur memori terpadu, pengguna dapat mengalokasikan hingga 96 GB RAM sistem langsung ke GPU.
Ini memungkinkan komputer memuat model AI yang lebih besar secara lokal, tugas yang biasanya membutuhkan kartu grafis diskrit dengan VRAM tinggi.
Penyimpanan menggunakan SSD NVMe PCIe 4.0 dengan opsi 2 TB atau 4 TB. Sistem memiliki dua slot M.
>>> Casio Rilis G-Shock Transparan Terinspirasi Streetwear 90-an di AS
2 2280 yang mendukung kapasitas penyimpanan internal maksimal hingga 16 TB jika pengguna ingin meningkatkan di kemudian hari.
Manajemen Daya dan Pendinginan
Untuk menjalankan beban kerja berkelanjutan dalam faktor bentuk kecil, Gmktec menyertakan tiga profil daya: mode senyap 54 W, mode seimbang 85 W, dan mode performa 120 W, dengan daya puncak mencapai 140 W.
