Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melawan kebakaran hutan yang melanda Portugal, Yunani, dan Spanyol pada Minggu (4/7).
Spanyol dan Italia mengirimkan bantuan ke Portugal untuk membantu memadamkan api besar yang telah berkobar selama lebih dari tiga hari.
Otoritas Yunani meminta warga di sebagian wilayah Thessaloniki, kota terbesar kedua di Yunani, untuk tetap di dalam rumah dan menutup jendela serta pintu.
Langkah ini diambil karena adanya asap beracun dari pabrik daur ulang yang terbakar akibat terjangan api.
Kebakaran Baru di Dekat Athena
Kebakaran besar lainnya terjadi Minggu sore di sebelah barat ibu kota Yunani, Athena.
Dinas pemadam kebakaran mengerahkan 210 petugas, sukarelawan, tim khusus, dan 29 pesawat, termasuk pesawat pembom air dan helikopter, untuk memadamkan api yang membakar hutan pinus di kawasan Mandra.
Otoritas berusaha mengendalikan api sebelum malam tiba, saat pesawat tidak bisa lagi beroperasi.
Situasi di Portugal dan Spanyol
Di kawasan Vouzela, Portugal tengah, lebih dari 1.200 petugas dengan hampir 400 kendaraan dan 15 pesawat berusaha memadamkan api yang mulai berkobar pada Kamis.
Data dari lembaga pemetaan satelit Uni Eropa, Copernicus, menunjukkan kebakaran telah menghanguskan area seluas 12.000 hektare hingga Minggu.
Badan Perlindungan Sipil dan Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa menyebut Spanyol mengirim 120 petugas dan 45 kendaraan sebagai bantuan ke Portugal pada Jumat.
Tiga pesawat pemadam kebakaran dari Italia dan Spanyol juga dikerahkan.
Pada Minggu sore, api mulai mereda. Media Portugal mengutip pernyataan pejabat bahwa tidak ada lagi front aktif besar, meskipun masih ada titik api.
Di Spanyol, kebakaran yang terjadi sejak Jumat di kawasan Girona, timur laut, telah menghanguskan hampir 2.200 hektare.
Kepala operasi Dinas Pemadam Kebakaran Catalan, Eduard Martinez, mengatakan api memiliki perimeter 40 kilometer dan petugas mungkin tidak bisa mengendalikannya pada Minggu.
Kebakaran Pabrik Daur Ulang di Yunani
Di Yunani, kebakaran cepat di pabrik daur ulang terjadi Sabtu malam di dekat pinggiran Oraiokastro, Thessaloniki.
Peringatan evakuasi dikeluarkan untuk tiga pinggiran kota dan sebuah fasilitas yang menampung 157 penyandang disabilitas.
Angin kencang memperkuat api, dan sekitar 160 petugas dikerahkan untuk memadamkan api sepanjang malam hingga pesawat pembom air bisa lepas landas saat fajar.
Wali Kota Oraiokastro, Pandelis Tsakiris, mengatakan beberapa bisnis dan rumah rusak, tetapi gambaran lebih jelas akan diketahui setelah evaluasi penuh.
Seorang pria berusia 76 tahun ditangkap karena diduga memicu kebakaran akibat kelalaian. Kendaraannya menghasilkan percikan api yang membakar vegetasi di dekat jalan.
Ia dijadwalkan menghadap jaksa pada Minggu.
Kebakaran ini terjadi beberapa hari setelah kebakaran lain di area terdekat menewaskan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dan ayahnya.
Penyebab Kebakaran di Yunani
Juru bicara dinas pemadam kebakaran, Brigadir Ioannis Artopoios, mengatakan sekitar 85% kebakaran hutan di Yunani disebabkan oleh kelalaian.
Penyebabnya termasuk percikan api dari mesin pertanian, puntung rokok, dan barbekyu luar ruangan.
"Ini berarti sebagian besar bisa dihindari," ujarnya.
Yunani sering mengalami kebakaran hutan yang mematikan selama musim panas yang panas dan kering.
Pada 2018, kebakaran di timur Athena menewaskan lebih dari 100 orang.
Sementara itu, kebakaran besar pada 2023 di cagar alam timur laut Yunani merupakan kebakaran hutan terbesar yang pernah tercatat di Uni Eropa.
Yunani semakin mengandalkan teknologi untuk melawan ancaman kebakaran yang diperparah oleh perubahan iklim.
Negara ini mengintegrasikan empat satelit yang diluncurkan ke orbit rendah pada Mei untuk memantau kebakaran hutan.
Sejauh musim panas ini, Yunani belum mengalami gelombang panas yang melanda sebagian besar Eropa barat dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, puluhan kebakaran tetap terjadi di seluruh negeri, baik di daratan utama maupun pulau-pulau.