Ibu Kota Jawa Timur Ganti? Bukan Lagi Surabaya, Namun Wilayah Pesisir dengan Luas 30 Km2
Perbincangan mengenai pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Timur dari Surabaya telah menjadi topik yang sering dibicarakan.
Ada kabar yang menyebutkan bahwa Surabaya tidak akan lagi menjadi pusat pemerintahan Jawa Timur.
Beberapa pihak berharap agar ibu kota provinsi ini dipindahkan ke kabupaten lain.
Salah satu alternatif yang pernah diajukan adalah Malang.
Malang dianggap sebagai kandidat yang layak untuk menjadi pusat pemerintahan baru Jawa Timur.
Alasannya, Malang memiliki banyak perguruan tinggi dan mahasiswa yang berada di wilayah tersebut.
Diketahui bahwa salah satu persyaratan untuk menjadi ibu kota provinsi adalah keberadaan perguruan tinggi.
Namun, sebelum Malang, ada satu daerah lain yang juga diusulkan sebagai ibu kota baru Jawa Timur.
Menurut informasi dari situs resmi Bappeda.jatimprov.go.id, Banyuwangi sempat diajukan untuk menjadi ibu kota Jawa Timur.
Usulan ini disampaikan oleh Bupati Jember MZA Djalal pada tahun 2012.
Banyuwangi, yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, memiliki luas wilayah sekitar 30,13 kilometer persegi.
Kota ini juga dikenal memiliki banyak objek wisata yang menakjubkan di Indonesia.
Wacana pemilihan Banyuwangi sebagai ibu kota Jawa Timur bermula dari ide untuk melakukan pemekaran wilayah.
Bupati Jember MZA Djalal berpendapat bahwa Jawa Timur sudah terlalu padat dan perlu adanya pemekaran wilayah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Demikianlah, selain Malang, Banyuwangi juga pernah diajukan sebagai calon ibu kota baru Provinsi Jawa Timur.