Dokter Anggi Aprilyani menjadi sorotan setelah video kunjungannya ke sebuah gereja Katolik di Manchester, Inggris, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, ia mengaku merasa ingin muntah dan menyamakan prosesi ibadah dengan tindakan ruqyah. Pernyataan itu dinilai melecehkan tempat ibadah dan mencederai toleransi.
Permintaan Maaf
Setelah menuai kecaman, Anggi menyampaikan permohonan maaf melalui video klarifikasi.
"Saya memohon maaf atas kesalahpahaman yang sudah saya perbuat. Tidak ada sedikit pun maksud untuk menyudutkan agama apapun," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa video tersebut adalah cerita pengalaman pribadi saat mengunjungi tempat ibadah.
Anggi mengaku telah didampingi oleh tuan rumah selama di gereja sehingga memahami aturan yang berlaku.
"Saya tahu mana yang boleh dan tidak boleh saya lakukan di dalam sana," jelas dia.
Ia menegaskan tujuan video klarifikasi adalah untuk meminta maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung.