unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Musim Kemarau 2026 di Indonesia Diprediksi Berakhir Pertengahan Oktober, Ini Wilayah yang Terdampak
News

Musim Kemarau 2026 di Indonesia Diprediksi Berakhir Pertengahan Oktober, Ini Wilayah yang Terdampak

Ilustrasi musim kemarau di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Memasuki Agustus, sejumlah wilayah di Indonesia mulai merasakan dampak musim kemarau dengan hari tanpa hujan yang lebih panjang dan suhu udara yang terik pada siang hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memprakirakan bahwa musim kemarau tahun ini akan lebih kering dibandingkan kondisi normal di banyak wilayah.

Berdasarkan pemutakhiran prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal selama musim kemarau.

Kondisi ini berkaitan dengan pengaruh fenomena El Niño yang mengurangi suplai hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Perkiraan Akhir Musim Kemarau 2026

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan bahwa secara umum musim kemarau tahun ini diperkirakan berakhir sekitar pertengahan Oktober 2026.

Namun, waktu berakhirnya musim kemarau dapat berbeda-beda di setiap wilayah karena karakteristik iklim Indonesia tidak seragam.

"Pada umumnya musim kemarau tahun 2026 di Indonesia akan berakhir di sekitar pertengahan bulan Oktober," kata Ardhasena dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

Ardhasena menjelaskan bahwa tanda-tanda masuknya musim hujan dapat dilihat melalui peta prakiraan iklim BMKG.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru