unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Geger Dunia Pendidikan: Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
News

Geger Dunia Pendidikan: Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Geger Dunia Pendidikan: Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Sodiq • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Geliat dunia pendidikan tinggi Indonesia kembali diguncang isu korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, pada Kamis (20/8/2026). Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik suap dalam proses penerimaan mahasiswa baru (PMB) di lingkungan kampus yang berbasis di Banyumas, Jawa Tengah tersebut.

Kronologi Penangkapan Serentak di Dua Kota Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penyergapan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK ini tidak hanya menyasar satu orang. Total ada 14 individu yang berhasil diamankan dalam operasi gabungan yang berlangsung serentak di dua wilayah berbeda. Sebanyak 12 orang ditangkap di wilayah Purwokerto, yang merupakan lokasi utama kampus Unsoed, sementara dua orang lainnya diamankan di wilayah DKI Jakarta.

Penangkapan yang dilakukan secara terkoordinasi ini menunjukkan bahwa jaringan yang diduga terlibat dalam kasus ini cukup luas dan melibatkan berbagai pihak, baik di tingkat lokal maupun pusat.

Dugaan Modus Operandi di Jalur Penerimaan Mahasiswa Kasus ini menjadi sorotan tajam publik lantaran menyentuh hajat hidup banyak orang, yaitu akses pendidikan yang adil. Dugaan awal menyebutkan bahwa Akhmad Sodiq, selaku penyelenggara negara, menerima gratifikasi atau suap yang terkait dengan proses penerimaan mahasiswa baru.

Praktik jual-beli kursi di perguruan tinggi negeri, jika terbukti, tentu mencederai integritas akademik secara mendalam. Hal ini juga secara langsung menutup peluang adil bagi para lulusan sekolah menengah yang berjuang keras secara akademis untuk mendapatkan kursi di institusi pendidikan tinggi yang seharusnya berbasis meritokrasi.

Barang Bukti Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah Diamankan Dalam serangkaian penggeledahan yang dilakukan di berbagai lokasi, tim KPK berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial untuk memperkuat proses penyidikan. Salah satu barang bukti utama yang disita adalah uang tunai yang diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah.

Meski demikian, angka pasti dari total nominal uang yang diamankan masih dalam proses perhitungan, pencacahan, dan verifikasi ketat oleh penyidik. Oleh karena itu, nominal eksak belum dapat dipublikasikan secara resmi hingga proses audit barang bukti selesai.

Dampak bagi Reputasi Kampus dan Dunia Pendidikan Penangkapan seorang rektor tentu menjadi pukulan telak bagi reputasi Universitas Jenderal Soedirman. Selama ini, Unsoed dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka dan kebanggaan masyarakat Jawa Tengah. Kasus ini juga secara tidak langsung menambah daftar panjang persoalan integritas di sektor pendidikan yang menjadi fokus utama pemberantasan korupsi oleh KPK dalam beberapa tahun terakhir.

KPK Belum Rinci, Publik Menanti Klarifikasi Hingga berita ini diturunkan pada Jumat (21/8/2026), pihak KPK belum memberikan keterangan pers yang rinci mengenai detail modus operandi, alur aliran dana, maupun peran spesifik masing-masing pihak yang ditangkap. Juru bicara KPK diperkirakan akan segera menggelar konferensi pers untuk membeberkan kronologi lengkap, termasuk siapa saja pihak lain yang terlibat dalam jaringan dugaan korupsi di lingkup pendidikan ini.

Sementara itu, civitas akademika Unsoed dan masyarakat luas kini menanti kejelasan sikap resmi dari pihak kampus serta transparansi penuh dari KPK. Sebagai media yang berkomitmen pada jurnalisme mendalam, Sinergianews akan terus memantau perkembangan kasus ini secara ketat dan memberikan pembaruan informasi yang akurat seiring dengan proses hukum yang berjalan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru