Vivo X300 E dan OnePlus 15 hadir dengan pendekatan berbeda untuk pengalaman flagship.
Vivo fokus pada kamera, daya tahan baterai, dan nilai, sementara OnePlus lebih menonjolkan performa, layar, pengisian daya, dan video.
Dengan selisih harga sekitar 200 dolar AS, pertanyaannya sederhana: apakah OnePlus 15 sepadan dengan biaya ekstra, atau Vivo X300 E menawarkan nilai lebih baik?
Desain dan Layar
Kedua ponsel memiliki konstruksi premium dengan kaca belakang, bingkai aluminium, dan perlindungan IP68/IP69.
Vivo X300 E tampil dengan desain bersih, sementara OnePlus 15 menambahkan Gorilla Glass Victus 2 dan perlakuan bingkai Micro-Arc Oxidation pada edisi Sand Storm.
Keduanya dilengkapi speaker stereo, NFC, port inframerah, dan pemindai sidik jari ultrasonik. OnePlus 15 juga mendukung eSIM pada varian tertentu, memberikan keunggulan fleksibilitas SIM.
Vivo X300 E memakai panel AMOLED 144Hz dengan kecerahan puncak hingga 5000 nits.
OnePlus 15 menggunakan LTPO AMOLED 165Hz dengan dukungan Dolby Vision, HDR10+, HDR Vivid, dan Ultra HDR.
Layar OnePlus terasa lebih unggul untuk gaming dan multimedia berkat refresh rate lebih tinggi dan fitur HDR yang lebih lengkap.
Performa dan Baterai
Vivo X300 E ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1.
OnePlus 15 menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan GPU Adreno 840, RAM hingga 16GB, dan penyimpanan hingga 1TB.
OnePlus menawarkan ruang performa lebih besar untuk gaming intensif dan penggunaan jangka panjang.
Vivo X300 E memiliki baterai 7200mAh dengan pengisian kabel 90W.
OnePlus 15 memiliki baterai 7300mAh dengan pengisian 120W, plus dukungan pengisian nirkabel 50W dan berbagai standar pengisian lainnya.
OnePlus jelas lebih unggul dalam kecepatan pengisian dan fleksibilitas, meski kapasitas baterai hampir sama.
Di sektor kamera, Vivo X300 E mengandalkan kamera utama 50MP dengan OIS, telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3x, dan ultrawide 8MP.
Optik Zeiss memberikan identitas fotografi yang kuat.
OnePlus 15 memiliki kamera utama 50MP dengan OIS, telefoto periskop 50MP dengan zoom optik 3.5x, dan ultrawide 50MP dengan autofokus.
Ia juga menambahkan laser focus, sensor spektrum warna, dan kemampuan video 8K serta 4K 120fps.
Untuk selfie, Vivo X300 E unggul dengan kamera 50MP autofokus, sementara OnePlus 15 menggunakan sensor 32MP yang tetap mendukung perekaman 4K 60fps.
Vivo lebih menarik bagi penggemar selfie, tetapi OnePlus menawarkan sistem kamera dan video yang lebih lengkap.
Vivo X300 E dibanderol sekitar 700 dolar AS atau Rp 68.200, sedangkan OnePlus 15 sekitar 900 dolar AS atau Rp 80.000.
Selisih harga cukup signifikan, tetapi OnePlus menghadirkan banyak peningkatan berarti.
Vivo menawarkan nilai lebih kuat bagi pembeli yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa merogoh kocek terlalu dalam.
OnePlus lebih masuk akal bagi penggemar yang mau membayar lebih untuk pengalaman flagship yang lebih lengkap.
Kesimpulannya, Vivo X300 E adalah pilihan nilai terbaik, sementara OnePlus 15 lebih cocok bagi mereka yang menginginkan paket flagship paling lengkap.