Aktris Ratu Sofya dengan tegas membantah tudingan bahwa dirinya telah melayangkan somasi kepada ibu kandungnya, Intan. Ia juga memastikan tidak pernah melakukan tindakan hukum serupa terhadap sang ayah.
Pernyataan ini merespons pengakuan Intan sebelumnya yang mengklaim telah disomasi oleh sang anak.
Somasi itu disebut terkait pengembalian seluruh honor dari produksi film "Dosa" yang dijalani pada tahun 2024.
Konflik Keluarga Berlangsung Hampir Dua Tahun
Ratu Sofya mengungkapkan bahwa prahara domestik yang tengah dihadapinya bukan hal baru. Konflik keluarga tersebut diakuinya telah berjalan selama hampir dua tahun.
Masalah ini mulai memberikan dampak negatif terhadap produktivitas kerjanya di dunia hiburan. Meski upaya penyelesaian secara kekeluargaan sudah pernah ditempuh, hingga kini belum ada titik temu.
"Permasalahan keluarga ini sudah berusaha saya selesaikan, tetapi memang belum bisa. Kalau ditanya capek, sudah pasti saya sangat capek," ujar Ratu Sofya di Jakarta, Sabtu (23/5).
Ketidaknyamanan Saat Adegan Intim
Di samping masalah internal keluarga, polemik ini kian meruncing setelah Ratu Sofya membeberkan kondisi di balik layar film Dosa.
Ia menyebut bahwa tidak ada intimacy coordinator yang mendampingi aktor selama proses produksi.
Intimacy coordinator adalah peran profesional yang bertugas menjaga ruang kerja tetap aman, nyaman, dan legal bagi aktor saat adegan sensitif atau intim.
Ratu Sofya mengakui dirinya merasa tidak nyaman saat harus melakukan adegan intim dalam film tersebut.
Ketidaknyamanan di lokasi syuting diperparah oleh tekanan emosional dari konflik keluarga. Hal ini pada akhirnya memengaruhi kondisi kesehatan mentalnya.
Kekecewaan pada Pihak Produksi
Lebih lanjut, Ratu Sofya mengekspresikan rasa kecewanya terhadap pernyataan pihak rumah produksi, HAS Pictures, dalam konferensi pers sebelumnya.
Kekecewaan terhadap sikap manajemen itulah yang mendorong dirinya untuk akhirnya bersuara di hadapan media.
Kendati demikian, ia enggan membeberkan lebih rinci mengenai perkembangan komunikasi terbarunya dengan pihak keluarga. Ia menegaskan berkomitmen untuk menyelesaikan kemelut ini tanpa sorotan kamera.
"Saya berharap bisa menyelesaikan masalah ini secara pribadi, bukan untuk konsumsi publik. Karena sejak awal, saya tidak pernah membuka permasalahan ini ke publik," pungkasnya.