unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Panduan Kuliner Busan ala Sopir Taksi untuk Penggemar BTS
Lifestyle

Panduan Kuliner Busan ala Sopir Taksi untuk Penggemar BTS

Peta restoran di Busan dari panduan Taxchelin 2026
Peta restoran di Busan dari panduan Taxchelin 2026
A A Ukuran Teks16px

Ribuan penggemar BTS dari seluruh dunia mulai berdatangan ke Busan untuk konser yang dinanti-nantikan.

Namun, perjalanan ke kota pelabuhan selatan Korea ini tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khas kampung halaman Jimin dan Jungkook.

Untuk mendapatkan cita rasa autentik, wisatawan bisa mengandalkan rekomendasi dari sopir taksi setempat. Mereka adalah pihak yang paling tahu tempat makan tersembunyi di Busan.

Panduan Taxchelin

Sejak 2016, pemerintah kota Busan bersama asosiasi taksi lokal meluncurkan panduan kuliner bernama Taxchelin. Nama ini merupakan gabungan dari "taksi" dan "Michelin".

Panduan ini awalnya hanya dikenal dari mulut ke mulut, tetapi kini menjadi referensi resmi yang sangat dihormati.

Restoran yang masuk daftar harus memenuhi tiga kriteria ketat: rasa konsisten, harga wajar, dan keramahan khas Busan.

Penghargaan tertinggi dalam panduan ini ditandai dengan bunga camellia, bunga resmi kota Busan. Tidak seperti panduan fine dining, Taxchelin berfokus pada makanan rumahan yang menghangatkan.

Sinbalwon: Pangsit Legendaris

Sinbalwon terletak di jantung Chinatown, Distrik Dong, tepat di seberang Stasiun Busan. Restoran ini memiliki sejarah lebih dari satu abad dan mencerminkan warisan multikultural Busan.

Pangsit goreng mereka terkenal dengan kulit tipis renyah dan isian daging yang gurih. Cocok dinikmati bersama pastri goreng tradisional Tionghoa dan susu kedelai gurih.

Empat pangsit goreng di sini hanya dibanderol 5.500 won (sekitar Rp 63.000).

Restoran ini bahkan menjadi bintang utama dalam proyek kolaborasi fine dining Festival Revitalisasi Kota Tua Busan.

Choryang Galbi: Iga Babi Bakar Arang

Masih di Distrik Dong, Choryang Galbi adalah tujuan barbekyu legendaris. Tempat ini terkenal dengan iga babi marinasi tradisional yang dipanggang di atas arang.

Bumbu spesial buatan sendiri menciptakan harmoni sempurna antara manisnya marinasi dan asap khas panggangan. Satu porsi iga babi dibanderol sekitar 12.000 won (Rp 137.000).

Sopir taksi menyarankan untuk menyantap daging dengan semangkuk nasi dan sup pasta kedelai fermentasi yang gurih. Kombinasi ini menawarkan hidangan murah, mengenyangkan, dan otentik.

Wonjo Ilmi Gisa Sikdang: Sup Darah Sapi 24 Jam

Berlokasi di pusat bersejarah Bupyeong-dong, Distrik Jung, restoran ini mencerminkan karakter praktis dan cepat khas rumah makan sopir taksi.

Tempat ini buka 24 jam.

Menu andalannya adalah seonji gukbap, sup tradisional dengan nasi dan darah sapi. Ada juga sup sosis darah dan mi, serta bibimbap.

Yang membuat tempat ini istimewa adalah harganya yang luar biasa murah. Bibimbap dan sup hangat hanya 5.000 won (Rp 57.000) per porsi.

Restoran ini menjadi tempat nongkrong larut malam yang sempurna untuk menikmati makanan rumahan Korea kapan saja.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru