Penyanyi sekaligus pencipta lagu asal California, Amerika Serikat, Oliver Tree, meninggal dunia pada usia 32 tahun. Ia menjadi korban kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil.
Insiden tragis yang merenggut nyawa musisi di balik lagu hit Life Goes On itu dikonfirmasi pertama kali melalui laporan resmi CNN Brazil pada Minggu (14/6).
Menurut keterangan CNN Brazil yang dikutip Variety, kecelakaan maut terjadi pada Minggu pagi waktu setempat di wilayah barat daya Rio de Janeiro.
Peristiwa tersebut melibatkan benturan antara dua helikopter dan menewaskan total enam orang, termasuk Oliver Tree.
Kepergian sang musisi mengejutkan publik karena sehari sebelumnya ia masih aktif membagikan konten di media sosial yang mendokumentasikan kegiatannya di Brasil.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan resmi Oliver Tree belum memberikan tanggapan saat dimintai keterangan oleh Variety.
Karier Oliver Tree
Oliver Tree dikenal luas berkat penampilan eksentriknya yang ikonis, mulai dari gaya rambut mangkok (bowl cut) hingga busana jadul bernuansa era '80-an yang mencolok.
Ia mengawali karier bermusik di kawasan San Francisco Bay Area dengan memproduksi musik bergenre dubstep menggunakan nama panggung Tree.
Di bawah naungan label R&S Records, ia merilis album mini (EP) perdananya bertajuk Demons pada 2013.
Namanya mulai mencuri perhatian industri musik global pada 2016 setelah berkolaborasi dalam lagu populer When I'm Down bersama produser Whethan.
Kesuksesan lagu tersebut mengantarkannya menandatangani kontrak dengan Atlantic Records, tempat ia merilis single Welcome to LA sebagai karya pertama dengan nama lengkap Oliver Tree.
Popularitasnya kian melesat pada 2018 setelah meluncurkan EP Alien Boy.
Melalui video musik All That x Alien Boy yang ia tulis dan sutradarai sendiri, Oliver berhasil meraup lebih dari 50 juta penayangan sekaligus memperkenalkan estetika retro kepada audiens yang lebih luas.
Pengaruhnya makin tak terbendung di platform digital, khususnya TikTok, tempat ia mengumpulkan 15,4 juta pengikut.
Lagu hitnya yang dirilis pada 2021, Life Goes On, telah digunakan dalam lebih dari 3,7 juta video di platform tersebut, disusul oleh lagu bernuansa dansa Miss You yang dipakai hingga 1,5 juta kali oleh pengguna.
Tragedi kecelakaan ini terjadi di tengah momentum penting perjalanan karier Oliver Tree.
Sang musisi diketahui sedang menjalani rangkaian tur dunia utamanya untuk mempromosikan album studio keempatnya yang bertajuk Love You Madly, Hate You Badly, proyek musik yang ia produseri sepenuhnya secara mandiri.
Tur global tersebut baru dimulai pada 30 Mei lalu di Mexico City, Meksiko, dan awalnya dijadwalkan menyambangi sejumlah wilayah di dunia, termasuk Cina, Jepang, Selandia Baru, Afrika Selatan, hingga Antartika.