Acer resmi meluncurkan dua laptop baru berbasis prosesor Qualcomm Snapdragon pada ajang Computex 2026. Kedua perangkat tersebut adalah Acer Swift Spin 14 AI dan Acer Aspire Go 15.
Langkah ini menandai strategi Acer untuk menjangkau dua segmen berbeda. Swift Spin 14 AI menyasar profesional premium yang membutuhkan fleksibilitas dan daya tahan ekstrem.
>>> Adu Performa Xiaomi 17T Pro dan OnePlus 15, Mana yang Unggul?
Sementara Aspire Go 15 ditujukan bagi pengguna harian yang menginginkan efisiensi dengan biaya terjangkau.
Swift Spin 14 AI: Convertible Pertama di Keluarga Swift
Acer Swift Spin 14 AI menjadi laptop convertible 360 derajat pertama dalam lini Swift. Perangkat ini dapat digunakan dalam empat mode: laptop, tent, stand, dan tablet.
Laptop ini ditenagai oleh Snapdragon X2 Elite atau X2 Plus. Chip generasi terbaru Qualcomm ini dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) berkekuatan hingga 80 TOPS.
Kemampuan NPU tersebut melampaui ambang minimal Microsoft untuk Copilot+ PC.
Dengan demikian, Swift Spin 14 AI mampu menjalankan AI agentic dan multimodal secara lokal tanpa bergantung pada cloud.
"Prosesor Snapdragon X2 Series menghadirkan performa terdepan yang dipadukan dengan desain convertible yang portabel," ujar James Lin, General Manager Notebooks Acer Inc.
>>> Dwayne Johnson Takut Kena Kanker usai Temui Benjolan di Testis
Meskipun fleksibel, Swift Spin 14 AI tetap mempertahankan estetika premium. Ketebalannya hanya 15,9–16,5 mm dengan bobot mulai dari 1,34 kg.
Material bodi menggunakan aluminium ringan dengan finishing matte.
Aspire Go 15: Laptop Mainstream dengan Snapdragon C Series
Acer Aspire Go 15 hadir sebagai laptop mainstream berbasis Snapdragon C Series. Perangkat ini menawarkan efisiensi daya dan konektivitas 5G/Wi-Fi 6E dalam bentuk yang ringkas.
Dengan hadirnya varian berbasis Snapdragon C Series, teknologi ARM dan AI mulai merambah ke laptop mainstream.
Hal ini membuka akses bagi lebih banyak pengguna untuk merasakan manfaat komputasi on-device dan baterai panjang.
>>> Kenapa HP Jadi Lemot Setelah Setahun? Bukan Mitos, Ini Fakta Ilmiahnya!
Kedua perangkat ini membuktikan bahwa platform Snapdragon tidak lagi eksklusif untuk kelas atas. Acer menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan PC berbasis AI ke berbagai segmen pasar.