Film petualangan fiksi ilmiah terbaru sutradara Steven Spielberg, Disclosure Day, langsung menguasai puncak box office Amerika Utara pada pekan perdana penayangannya.
Film ini mengantongi US$44 juta dari 3.824 bioskop, melampaui perkiraan awal sebesar US$35 juta, demikian dilaporkan Variety pada Minggu (14/6).
Meski demikian, pencapaian tersebut masih di bawah target US$50 juta yang dinilai sejumlah studio saingan sebagai angka minimal untuk film berskala besar.
Biaya Produksi dan Target Balik Modal
Disclosure Day menjadi salah satu perjudian terbesar musim panas ini dengan anggaran produksi US$115 juta dan biaya pemasaran US$80 juta.
Karena pihak bioskop menyimpan sekitar separuh hasil penjualan tiket, film ini membutuhkan pendapatan global minimal US$300 juta untuk mencapai titik impas dan mencetak keuntungan.
Ulasan kritikus tergolong solid dengan skor 81 persen di Rotten Tomatoes, namun respons penonton beragam dengan nilai B pada jajak pendapat CinemaScore.
Kinerja Internasional dan Perbandingan
Di pasar internasional, Disclosure Day telah mengumpulkan US$48,9 juta dari 73 wilayah, sehingga total debut global sementara mencapai US$92,9 juta.
Karya Spielberg sebelumnya, Ready Player One (2018), dibuka dengan US$41 juta dan berakhir dengan US$137 juta domestik serta US$607 juta global.
Sementara itu, film horor Obsession terus mencetak tren luar biasa di peringkat kedua dengan raihan US$19 juta pada pekan kelima, hanya turun 25 persen.
Obsession, garapan kreator YouTube Curry Barker, mencatat sejarah unik karena pendapatan empat pekan berturut-turut selalu lebih tinggi dari pekan pembukaannya (US$17 juta).
Film berbiaya rendah ini kini telah mengumpulkan total US$188,3 juta di Amerika Utara dan US$265 juta global, menjadi film terlaris sepanjang masa bagi distributor Focus Features.
Dua pendatang baru pekan lalu, Scary Movie dan Masters of the Universe, sama-sama turun 70 persen pada pekan kedua.
Scary Movie turun ke peringkat ketiga dengan US$14,5 juta dari 3.504 bioskop, total domestik US$84,5 juta dan global US$173,1 juta.
Dengan biaya produksi hanya US$30 juta, film ini dipastikan tetap meraup keuntungan besar.
Sebaliknya, Masters of the Universe merosot ke peringkat kelima dengan US$8,6 juta dari 3.677 lokasi, total domestik US$45,7 juta dan global US$84 juta.
Film ini menjadi salah satu kegagalan terbesar tahun ini mengingat anggaran produksi hampir US$200 juta.
Melengkapi lima besar, film horor Backrooms menduduki peringkat keempat dengan US$12 juta dari 3.404 lokasi pada pekan ketiga.
Backrooms, garapan kreator YouTube Kane Parsons, telah mengumpulkan US$160 juta domestik dan US$262 juta global, menggeser Marty Supreme sebagai film terlaris A24.