Kamera depannya 42MP.
Chip Tensor G5 tidak sekuat flagship lain untuk gaming, tetapi dioptimalkan untuk AI on-device. Fitur AI-nya mencakup ekstraksi konteks otomatis, peningkatan zoom, dan terjemahan panggilan real-time.
>>> Marshall Luncurkan Headphone Milton A.N.C. dan Speaker Bromley 450 di India
Layarnya LTPO OLED 6,3 inci, baterai 4.870mAh dengan pengisian 30W dan nirkabel 15W.
3. Xiaomi 17 Ultra
Xiaomi 17 Ultra adalah ponsel ultra-premium dengan modul kamera melingkar besar dan hardware unggulan.
Layar AMOLED-nya sedikit lebih besar dari Vivo X300 Pro, dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 lebih bertenaga.
Kamera belakangnya terdiri dari sensor utama 50MP, periskop 200MP dengan continuous optical zoom 3,2-4,3x, dan ultrawide 50MP.
Kamera depannya 50MP.
Baterai 6.000mAh mendukung pengisian 90W dan nirkabel 50W. Ponsel ini juga bisa mengisi daya aksesori secara reverse wired dan reverse wireless.
4. Oppo Find X9 Pro
Spesifikasi Find X9 Pro sangat mirip dengan Vivo X300 Pro. Keduanya memiliki layar LTPO AMOLED 6,78 inci, chip Dimensity 9500, dan janji lima pembaruan OS Android.
Kamera belakangnya juga serupa: 50MP utama, 200MP periskop, dan 50MP ultrawide. Namun, optical zoom Find X9 Pro sedikit lebih rendah.
Kamera depannya 50MP.
Keunggulan Find X9 Pro ada di baterai 7.500mAh yang lebih besar, dengan pengisian 80W dan nirkabel 50W.
5. OnePlus 14
OnePlus 14 menawarkan performa flagship dengan harga lebih terjangkau.
Ponsel ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan memiliki layar LTPO AMOLED 6,82 inci dengan refresh rate 120Hz.
Kamera belakangnya terdiri dari sensor utama 50MP, telefoto 50MP (2x optical zoom), dan ultrawide 50MP. Kamera depannya 32MP.
Baterai 6.100mAh mendukung pengisian 100W dan nirkabel 50W. OnePlus 14 juga menjanjikan empat pembaruan OS utama.
>>> Rekomendasi Action Camera dan Pocket Gimbal Terbaik 2026
Dengan berbagai pilihan di atas, Anda bisa mendapatkan nilai lebih dibandingkan Vivo X300 Pro, tergantung prioritas seperti performa, kamera, atau daya tahan baterai.