Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026.
Program ini menjadi kesempatan bagi putra-putri Indonesia untuk melanjutkan studi S2 atau S3 dengan pendanaan penuh dari pemerintah.
Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menyebutkan ada sejumlah pelonggaran aturan di tahap ini.
Perubahan tersebut mencakup keringanan syarat bahasa Inggris bagi pemegang LoA Unconditional hingga penambahan daftar kampus tujuan.
Jadwal Lengkap Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2
Berikut jadwal resmi berdasarkan rilis LPDP: Pendaftaran online 30 Juni–31 Juli 2026, seleksi administrasi 3–27 Agustus 2026, pengumuman hasil administrasi 28 Agustus 2026.
Masa sanggah berlangsung 29 Agustus–1 September 2026, pengumuman hasil sanggah 22 September 2026.
Seleksi bakat skolastik dijadwalkan 27 September–4 Oktober 2026, seleksi substansi/wawancara 14 Oktober–20 November 2026, dan pengumuman hasil akhir 30 November 2026.
Perkuliahan bagi awardee tahap 2 direncanakan mulai paling cepat Januari 2027. Pantau website resmi beasiswalpdp.
kemenkeu. go.
id untuk informasi terbaru.
Jenis Program Beasiswa LPDP Tahap 2 2026
LPDP membuka lima jalur beasiswa sekaligus.
Beasiswa STEM Industri Strategis untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika yang mendukung sektor pangan, energi, kesehatan, hingga kecerdasan artifisial.
Beasiswa SHARE mencakup bidang sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi. Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan khusus pendaftar dengan LoA dari 31 kampus unggulan.
Beasiswa Keolahragaan merupakan kerja sama khusus untuk pengembangan SDM di sektor olahraga. Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research untuk jenjang doktoral berbasis riset murni.
Alokasi dana tahun ini condong ke STEM dengan porsi minimal 80 persen. Sisanya, maksimal 20 persen, disediakan untuk bidang SHARE.
Syarat Umum Pendaftaran
Syarat umum meliputi WNI dibuktikan KTP atau paspor, telah menyelesaikan S1/D4 untuk magister atau S2 untuk doktor, dan tidak sedang menerima beasiswa lain untuk program studi yang sama.
Pendaftar wajib memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai daftar LPDP, melampirkan surat rekomendasi, dan menandatangani surat pernyataan elektronik.
Lulusan luar negeri harus melampirkan surat penyetaraan ijazah.
Syarat Skor Bahasa Inggris
Untuk magister dalam negeri: TOEFL ITP 500/iBT 61, IELTS 6,0, PTE Academic 50. Magister luar negeri: iBT 80, IELTS 6,5, PTE 58.
Doktor dalam negeri: ITP 530/iBT 70, IELTS 6,0, PTE 50. Doktor luar negeri: iBT 94, IELTS 7,0, PTE 65.
Kabar baik: pendaftar tujuan luar negeri yang sudah memiliki LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa Inggris.
Aturan Baru di Tahap 2
Beberapa aturan berubah signifikan dibanding tahap 1. Pendaftar afirmasi tujuan dalam negeri tetap tidak wajib sertifikat bahasa Inggris.
Pendaftar afirmasi Putra-Putri Papua bebas syarat IPK minimal dan bahasa Inggris untuk tujuan dalam maupun luar negeri. Pendaftar non-afirmasi dengan LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa.
Ada tambahan opsi sertifikat bahasa dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri, TOEP, dan Duolingo English Test. Jumlah universitas unggulan bertambah dari 17 menjadi 31 kampus.
