PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) angkat bicara terkait isu dugaan praktik pencucian uang yang ramai di media sosial.
Isu tersebut mencuat menjelang pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Komisaris Utama RANS Darwin Cyril Noerhadi menegaskan bahwa seluruh proses IPO telah dijalankan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI.
Cyril mengatakan proses penawaran umum perdana melalui tahapan pemeriksaan yang ketat.
"Proses IPO itu melalui ketentuan dan aturan yang sangat baik. Dokumen yang diperiksa bisa mencapai ratusan halaman.
Ada banyak tahapan yang harus dipenuhi sebelum perusahaan dapat melakukan pencatatan saham," kata Cyril dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).