unique visitors counter
⌂ Beranda › News › IHSG Diprediksi Konsolidasi, Pasar Cermati Outlook Fiskal dan Revisi HSC
News

IHSG Diprediksi Konsolidasi, Pasar Cermati Outlook Fiskal dan Revisi HSC

Grafik pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia
IHSG Diprediksi Konsolidasi, Pasar Cermati Outlook Fiskal dan Revisi HSC
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi pada perdagangan Rabu (15/7/2026).

Pada perdagangan Selasa (14/7/2026), IHSG ditutup menguat tipis 0,03% ke level 6.039,52.

Menurut riset Phintraco, IHSG berpeluang bergerak pada rentang support 5.950 dan resistance 6.125 pada perdagangan hari ini.

Sentimen Pasar

Dari sisi sentimen, pasar mencermati proyeksi terbaru dari S&P yang memperkirakan defisit APBN Indonesia mencapai 2,9% terhadap PDB pada 2026 dan 2027.

S&P juga memperkirakan rasio utang pemerintah berada di level 40,6% dari PDB pada 2026 dan meningkat tipis menjadi 40,7% pada 2027.

Selain itu, S&P memperkirakan pemerintah akan memangkas anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekitar Rp100 triliun dari rencana awal Rp300 triliun.

Pengurangan tersebut diperkirakan berasal dari penyesuaian parameter program, peningkatan efisiensi, serta penguatan pengawasan guna menjaga defisit APBN tetap di bawah batas 3%, terutama di tengah kembali menguatnya harga minyak mentah.

Revisi Metodologi HSC

Pelaku pasar juga merespons langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang merevisi metodologi penyaringan saham High Shareholding Concentration (HSC).

BEI menambahkan indikator price-impact ratio untuk menyaring saham yang mengalami perubahan harga signifikan namun tidak didukung aktivitas transaksi yang memadai.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru