unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Perang Kembali Bergolak

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Perang Kembali Bergolak

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Perang Kembali Bergolak
Ilustrasi: AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Perang Kembali Bergolak
A A Ukuran Teks16px

Serangan AS terbaru juga menghantam kota pelabuhan Bushehr, lokasi satu-satunya pembangkit nuklir sipil Iran.

>>> Istana: Prabowo Hormati Proses Hukum Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Di Teheran, warga biasa terlihat menonton semifinal Piala Dunia Prancis-Spanyol di kafe, tanpa tanda-tanda konflik.

Di Kuwait, warga merasa cemas.

"Setiap hari saya bangun bertanya-tanya apakah situasi akan mereda atau memburuk," kata Mustafa Mohamed, akuntan Sudan di negara Teluk itu.

George Atef, pegawai negeri Mesir di Kuwait, menambahkan, "Yang melelahkan adalah tidak tahu kapan ini akan berakhir."

in2

Sejak perang dimulai, Iran menguasai Selat Hormuz dan menembaki kapal yang dianggap tidak sah.

Garda Revolusi menyatakan operasi balasan akan terus berlanjut dan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS mengakhiri agresi.

Sebuah kapal tanker Norwegia terkena ledakan akibat alat tak dikenal di lepas pantai Oman pada Selasa pagi.

Kuwait juga melaporkan satu kapal angkatan lautnya terkena serangan misil dan drone Iran, melukai empat awak.

Trump mengatakan membatalkan rencana pungutan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz dan menggantinya dengan kesepakatan dagang dengan sekutu Teluk.

Sejak pekan lalu, serangan AS telah menewaskan sedikitnya 30 orang di Iran, menurut juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani.

Militer Iran mengumumkan tujuh personelnya tewas dalam serangan Rabu di tenggara.

>>> Purbaya Paparkan Strategi Optimalkan Pajak dan PNBP di Depan DPR

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan pemimpin Iran bahwa Israel akan memberikan pukulan berat jika mereka melancarkan serangan terhadap negaranya.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot