Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan dengan penguatan signifikan pada Kamis (16/7/2026). Pergerakan ini menjadikannya yang tertinggi di antara bursa Asia.
Sentimen positif datang dari inflasi Amerika Serikat yang melandai. Hal itu memicu sikap dovish Federal Reserve (The Fed) di sisa tahun ini.
IHSG ditutup di posisi 6.108, menguat 1,1% dibanding hari sebelumnya. Level tertinggi indeks hari ini berada di angka penutupan tersebut, sementara terendahnya di 6.024.
Volume perdagangan tercatat melibatkan 30,6 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp13,41 triliun dengan frekuensi 2,31 juta kali.
Sebanyak 372 saham mengalami penguatan, 238 saham melemah, dan 185 saham stagnan.
Saham teknologi, barang baku, dan properti menjadi pendorong utama dengan masing-masing melesat 1,94%, 1,56%, dan 1,31%.