Realme secara resmi mengumumkan perubahan besar pada strategi perangkat lunak untuk ponsel pintar mereka di India.
Perusahaan menyatakan bahwa perangkat mendatang tidak lagi menggunakan Realme UI, melainkan akan beralih ke ColorOS 17.
>>> nubia NaviX Ultra Resmi Diperkenalkan sebagai Ponsel AI Agent Pertama
Keputusan ini diambil untuk menyederhanakan pengembangan perangkat lunak dan meningkatkan efisiensi pembaruan dengan berbagi sumber daya di ekosistem Oppo.
Meskipun Realme belum mengungkap model mana yang pertama kali akan menggunakan ColorOS 17, perangkat lunak ini diperkirakan akan hadir lebih dulu di ponsel Oppo sebelum menjangkau generasi baru Realme.
Realme juga memastikan bahwa ponsel yang sudah ada dan memenuhi syarat akan menerima pembaruan ColorOS 17 sebagai bagian dari dukungan perangkat lunak yang dijanjikan.
Sebagai contoh, Realme GT 8 Pro yang diluncurkan dengan Realme UI 7 dan mendapat jaminan empat peningkatan Android utama, akan bertransisi ke ColorOS 17 sebelum menerima versi perangkat lunak selanjutnya.
Bagi sebagian besar pengguna, perubahan ini tidak akan terasa drastis karena Realme UI sudah berbagi banyak elemen desain, fitur, dan aplikasi sistem dengan ColorOS.
>>> Nubia Pamer Ponsel AI Agent Pertama di Dunia Jelang Peluncuran
Realme sendiri awalnya meluncurkan ponsel pertamanya dengan ColorOS sebelum memperkenalkan Realme UI pada tahun 2020.
OnePlus Juga Ikut Beralih
Pengumuman Realme ini mengikuti langkah serupa dari OnePlus, yang baru-baru ini mengonfirmasi bahwa ponsel yang memenuhi syarat juga akan mendapatkan opsi upgrade ke ColorOS 17 setelah dirilis resmi.
Pengguna OnePlus yang ada dapat memilih untuk beralih dari OxygenOS ke ColorOS, dan perusahaan menyatakan bahwa mereka yang melakukan upgrade bisa kembali ke OxygenOS nanti.
OnePlus menjelaskan bahwa mengadopsi platform perangkat lunak bersama akan membantu meningkatkan pengiriman pembaruan, kualitas perangkat lunak, dan efisiensi rekayasa.
>>> MG ADAPT: Platform Multi-NEV Pertama India untuk EV dan Hybrid
Perusahaan juga menegaskan bahwa perangkat OnePlus yang ada akan terus menerima pembaruan perangkat lunak terjadwal, tambalan keamanan, cakupan garansi, dan dukungan purna jual meskipun sudah menghentikan peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara.
