unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Aksi Jual Saham Chip Berlanjut, Kekhawatiran AI Tekan Wall Street
News

Aksi Jual Saham Chip Berlanjut, Kekhawatiran AI Tekan Wall Street

Grafik saham chip menurun di Wall Street
Wall Street Ditutup Mixed, Investor Cermati Laba Emiten Cip dan Data CPI
A A Ukuran Teks16px

Gelombang aksi jual saham produsen chip kembali melanda Wall Street. Kelompok saham unggulan tersebut kini resmi memasuki wilayah bear market.

Indeks utama industri semikonduktor anjlok 20% dari rekor tertingginya. Ini menjadi kinerja mingguan terburuk sejak April 2025.

Tekanan berasal dari kekhawatiran bahwa belanja besar-besaran untuk kecerdasan buatan (AI) semakin sulit dibenarkan. Terobosan startup AI asal China, Moonshot, turut mengguncang sektor ini.

Pelemahan juga dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik. Indeks Nasdaq 100 turun 1,5%, sementara harga minyak melonjak setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan.

“Mereka yang berharap Jumat musim panas akan berlangsung tenang justru dikejutkan oleh perkembangan yang tidak menyenangkan,” kata Steve Sosnick dari Interactive Brokers.

Ia menambahkan bahwa penyebab utamanya adalah ketegangan di Teluk Persia dan laporan model AI baru asal China yang murah.

Hal ini membangkitkan kembali kekhawatiran ala DeepSeek terhadap prospek ekonomi industri.

Sebelumnya, permintaan tinggi terhadap segala hal terkait AI mendorong saham produsen chip mencatat kuartal terbaik sepanjang sejarah.

Namun, volatilitas kembali muncul karena kekhawatiran persaingan, kelebihan kapasitas, dan keuntungan investasi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru