Pembatasan ini membatasi akses ke chip canggih dan peralatan pembuatan chip.
Ryan Fedasiuk, seorang fellow di American Enterprise Institute, dalam laporan berjudul "China has caught up in frontier AI" mengatakan bahwa Kimi K3 telah memperpendek kesenjangan kemampuan model China dengan AS dari bulan menjadi minggu.
Namun, keterbatasan komputasi akan membebani daya saing global mereka.
Fedasiuk menulis bahwa untuk melayani K3 kepada jutaan pengguna aktif bulanan, Moonshot kemungkinan akan menghabiskan miliaran dolar untuk chip dan energi.
Chip yang masih sulit diproduksi secara massal oleh perusahaan China.
Persaingan di antara laboratorium China untuk membangun model frontier besar dan merebut pangsa pasar terus meningkat.
Alibaba Group pada hari Minggu mempratinjau model Qwen3.8 dengan 2,4 triliun parameter, sementara Tencent Holdings memperpanjang uji coba gratis model Hy3 hingga 5 Agustus.
Peluncuran Kimi K3 memicu fluktuasi besar di pasar saham Hong Kong. Saham Chinasoft ditutup naik 22,97 persen pada hari Senin setelah mengumumkan kemitraan dengan Moonshot.
>>> BNI Raih Penghargaan Bank UMKM dan Trade Finance Terbaik di AlphaSEA 2026
Sebaliknya, saham pesaing domestik Moonshot seperti Zhipu AI dan MiniMax justru anjlok.
